home wirausaha syariah

Rupiah Terkoreksi Imbas Sinyal Tapering

Jum'at, 24 September 2021 - 19:43 WIB
ilustrasi (foto: LANGIT7.ID/ iStock)
Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada akhir pekan terkoreksi imbas sinyal tapering the Fed yang masih membayangi.

Rupiah ditutup melemah 15 poin atau 0,11 persen ke posisi Rp14.258 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.243 per dolar AS.

"Secara garis besar gerak rupiah masih berkonsolidasi setelah penguatan beberapa waktu lalu. Konsolidasi dan koreksi yang terjadi ini mendapat tambahan dorongan dari hasil rapat The Fed yang menyiratkan akan melakukan tapering dalam waktu dekat walaupun tidak diberikan kejelasan kapan waktu dimulainya," kata analis Indonesia Commodity and Derivatives Exchange (ICDX) Nikolas Prasetia saat, Jumat (24/9).

Menurut Nikolas, pelemahan rupiah pada akhir pekan masih terdampak pernyataan The Fed seiring minimnya sentimen di pasar uang.

Baca juga:Investasi Rp 1,9 Triliun, PLN Rampungkan Kabel Listrik Bawah Laut Sumatera-Bangka Akhir 2021

"Karena sepi isu, sementara hanya ada isu dari rapat The Fed kemarin, membuat rupiah relatif terkoreksi pada akhir pekan ini," ujar Nikolas.

The Fed memutuskan tidak mengubah level suku bunga acuan atau sesuai dengan perkiraan pasar, serta juga tidak mengumumkan untuk awal pemangkasan pembelian aset.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
tapering rupiah
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya