Jagalah Keseimbangan Nutrisi saat Berpuasa Agar Tidak Sembelit
Tim langit 7
Jum'at, 07 Maret 2025 - 22:21 WIB
ilustrasi
Saat berpuasa Ramadhan, pola makan berubah menjadi dua kali sehari, yaitu saat sahur dan berbuka puasa. Penting untuk memastikan bahwa asupan makanan dan minuman yang dikonsumsi bergizi seimbang.
Dokter Ita Fajria Tamim atau Ning Ita membagikan tips untuk memenuhi nutrisi yang seimbang saat Ramadhan yakni kandungan makanan pada saat sahur dan berbuka harus memenuhi unsur karbohidrat, protein, dan serat.
"Intinya pastikan kebutuhan makro nutrien kita terpenuhi karbohidrat, protein, serat terpenuhi jadi memang harus seimbang," kata istri pengasuh Pondok Pesantren Nazhatut Thullab Prajjan, Camplong, Sampang ini.
Dia mengatakan, dengan memenuhi nutrisi yang seimbang dan memilih makanan yang sehat dan bergizi bisa menjaga kesehatan tubuh selama bulan Ramadhan.
Dengan memenuhi nutrisi yang seimbang dan memilih makanan yang sehat dan bergizi, seseorang dapat menjaga kesehatan tubuh selama bulan Ramadan.
Karena kebiasaan orang Indonesia, kata dokter Ita, mereka kebanyakan makan karbohidratnya banyak tapi kurang protein dan serat seperti buah, daging, dan sayur.
"Biasanya kan udah makan nasi, masih di kasih kentang, masih di kasih mie terus cilok, seblak itu kan isinya karbo semua," jelasnya.
Dokter Ita Fajria Tamim atau Ning Ita membagikan tips untuk memenuhi nutrisi yang seimbang saat Ramadhan yakni kandungan makanan pada saat sahur dan berbuka harus memenuhi unsur karbohidrat, protein, dan serat.
"Intinya pastikan kebutuhan makro nutrien kita terpenuhi karbohidrat, protein, serat terpenuhi jadi memang harus seimbang," kata istri pengasuh Pondok Pesantren Nazhatut Thullab Prajjan, Camplong, Sampang ini.
Dia mengatakan, dengan memenuhi nutrisi yang seimbang dan memilih makanan yang sehat dan bergizi bisa menjaga kesehatan tubuh selama bulan Ramadhan.
Dengan memenuhi nutrisi yang seimbang dan memilih makanan yang sehat dan bergizi, seseorang dapat menjaga kesehatan tubuh selama bulan Ramadan.
Karena kebiasaan orang Indonesia, kata dokter Ita, mereka kebanyakan makan karbohidratnya banyak tapi kurang protein dan serat seperti buah, daging, dan sayur.
"Biasanya kan udah makan nasi, masih di kasih kentang, masih di kasih mie terus cilok, seblak itu kan isinya karbo semua," jelasnya.