BSI Targetkan Aset Rp500 Triliun Tahun Ini, Ekspansi Digital Jadi Kunci
Tim langit 7
Sabtu, 08 Maret 2025 - 07:42 WIB
CEO BSI, Hery Gunardi. Foto: Langit7.id
LANGIT7.ID-Jakarta;PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) menargetkan pertumbuhan aset hingga Rp500 triliun pada tahun 2025, naik signifikan dari posisi saat ini di level Rp400 triliun.
Target ambisius ini disampaikan CEO BSI, Hery Gunardi, dalam acara buka puasa bersama dengan pimpinan redaksi media nasional di Jakarta. Acara buka puasa bersama dan charity yang diselenggarakan Forum Pemimpin Redaksi (Pemred) dengan Bank Syariah Indonesia (BSI) berlangsung meriah di Jakarta, Jumat (7/3/2025). Hadir dalam acara tersebut Komisaris Utama BSI Muliawan Hadad, jajaran direksi, dewan pengawas BSI, serta puluhan editor in chief dari berbagai media nasional.
"Kami akan hit ke Rp500 triliun tahun ini. Menambah Rp100 triliun per tahun bukanlah hal mudah, namun kami optimis dapat mencapainya," ujar Hery Gunardi. Target ini sejalan dengan strategi BSI untuk memperkuat posisinya sebagai bank syariah terbesar di Indonesia.
Untuk mendukung ekspansi bisnisnya, BSI terus memperkuat infrastruktur digital dengan pengembangan mobile banking dan channel elektronik lainnya. Saat ini, BSI telah memiliki hampir 8 juta pengguna terdaftar untuk aplikasi BSI Mobile dan BYOND, serta hampir 500 ribu merchant QRIS yang tersebar di seluruh Indonesia.
Transformasi Digital dan Branding Milenial
BSI tidak hanya fokus pada pengembangan teknologi, tetapi juga memperbarui citra brand untuk menarik segmen milenial. Strategi ini berhasil menarik perhatian generasi muda, terbukti dengan 30% nasabah BSI saat ini adalah kelompok milenial. Angka ini diproyeksikan akan terus meningkat seiring dengan pendekatan BSI yang lebih modern.
"Kami ingin menjadi bank yang modern, universal, dan dekat dengan millennial. Itulah mengapa logo kami, cara beriklan, membuat TVC, dan sebagainya terlihat fresh, mudah, dan energik," jelas Hery. Pendekatan ini merupakan bagian dari strategi komprehensif BSI untuk mengubah persepsi publik tentang perbankan syariah yang sebelumnya dianggap ketinggalan dalam hal branding dan komunikasi.
Target ambisius ini disampaikan CEO BSI, Hery Gunardi, dalam acara buka puasa bersama dengan pimpinan redaksi media nasional di Jakarta. Acara buka puasa bersama dan charity yang diselenggarakan Forum Pemimpin Redaksi (Pemred) dengan Bank Syariah Indonesia (BSI) berlangsung meriah di Jakarta, Jumat (7/3/2025). Hadir dalam acara tersebut Komisaris Utama BSI Muliawan Hadad, jajaran direksi, dewan pengawas BSI, serta puluhan editor in chief dari berbagai media nasional.
"Kami akan hit ke Rp500 triliun tahun ini. Menambah Rp100 triliun per tahun bukanlah hal mudah, namun kami optimis dapat mencapainya," ujar Hery Gunardi. Target ini sejalan dengan strategi BSI untuk memperkuat posisinya sebagai bank syariah terbesar di Indonesia.
Untuk mendukung ekspansi bisnisnya, BSI terus memperkuat infrastruktur digital dengan pengembangan mobile banking dan channel elektronik lainnya. Saat ini, BSI telah memiliki hampir 8 juta pengguna terdaftar untuk aplikasi BSI Mobile dan BYOND, serta hampir 500 ribu merchant QRIS yang tersebar di seluruh Indonesia.
Transformasi Digital dan Branding Milenial
BSI tidak hanya fokus pada pengembangan teknologi, tetapi juga memperbarui citra brand untuk menarik segmen milenial. Strategi ini berhasil menarik perhatian generasi muda, terbukti dengan 30% nasabah BSI saat ini adalah kelompok milenial. Angka ini diproyeksikan akan terus meningkat seiring dengan pendekatan BSI yang lebih modern.
"Kami ingin menjadi bank yang modern, universal, dan dekat dengan millennial. Itulah mengapa logo kami, cara beriklan, membuat TVC, dan sebagainya terlihat fresh, mudah, dan energik," jelas Hery. Pendekatan ini merupakan bagian dari strategi komprehensif BSI untuk mengubah persepsi publik tentang perbankan syariah yang sebelumnya dianggap ketinggalan dalam hal branding dan komunikasi.