home lifestyle muslim

Puasa Ramadhan Jangan Sampai Ganggu Produktivitas Kerja, Begini Caranya

Sabtu, 15 Maret 2025 - 06:15 WIB
ilustrasi
Ramadhan membawa perubahan pola tidur dan makan yang dapat memengaruhi produktivitas. Agar tetap produktif selama puasa, Dr Tino Leonardi MPsi psikolog, dosen Fakultas Psikologi Universitas Airlangga (Unair) membagikan tips berdasarkan perspektif psikologi.

Menurut Dr Tino, puasa yang dilakukan dengan benar justru dapat memberikan manfaat bagi fungsi otak. Dalam konteks puasa Ramadan, ia menjelaskan bahwa puasa yang benar disunnahkan untuk makan buka dan sahur yang bergizi tanpa berlebihan serta cukup beristirahat.

“Berpuasa dapat meningkatkan brain-derived neurotrophic factor (BDNF), yaitu protein yang berperan dalam perkembangan dan plastisitas otak. Hal ini berkontribusi terhadap peningkatan kognisi, fokus, dan daya ingat individu,” jelasnya.

Dr Tino menekankan pentingnya pola makan dan istirahat yang tepat. “Pola tidur dan makan hanya berubah, tidak berkurang banyak. Pastikan makan sahur dan berbuka dengan porsi cukup serta segera beristirahat setelah salat tarawih,” ujarnya.

Baca juga:Tips Jaga Kesehatan Mental selama Ramadhan, Salah Satunya Makanan Bergizi

Dr Tino menyarankan bahwa pekerjaan yang memerlukan energi besar sebaiknya dilakukan pada pagi hari sebelum rasa lapar muncul. Jika timbul rasa kantuk di siang hari, tidur sejenak selama 20 hingga 30 menit bisa menjadi cara untuk membantu mengembalikan energi.

“Namun, jika tidurnya terlalu lama, selain tidak produktif juga membuat badan makin terasa lemas karena kurang bergerak,” imbuhnya.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya