DKI Jakarta Targetkan 16.000 Khataman Al-Quran, Tiga Kali Lipat Proyeksi Awal
Tim langit 7
Ahad, 16 Maret 2025 - 16:55 WIB
DKI Jakarta Targetkan 16.000 Khataman Al-Quran, Tiga Kali Lipat Proyeksi Awal
LANGIT7.ID-Jakarta;Gelombang semangat spiritual menyapu ibu kota menjelang momentum 17 Ramadhan, dengan DKI Jakarta bersiap menggelar Program Indonesia Khataman Al-Quran dalam skala besar. Sementara target nasional ditetapkan sebanyak 350.000 khataman, Jakarta menargetkan pencapaian hingga 16.000 khataman—angka yang jauh di atas target awal 6.000 khataman yang dialokasikan untuk wilayah ini.
"Alhamdulillah insya Allah 6.000 khataman itu bisa terlampaui. Bahkan kalau potensi yang kita sudah petakan, itu bisa sampai 16.000 khataman di DKI Jakarta," ungkap Adib, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama DKI Jakarta di Masjid Istiqlal, Minggu (16/3/2025).
Pernyataan optimistis ini menunjukkan potensi Jakarta untuk menjadi pusat gerakan spiritual nasional selama bulan suci.
Program yang digagas oleh Kementerian Agama RI ini tidak sekadar menjadi ritual keagamaan biasa, tetapi telah berkembang menjadi gerakan sosial yang memobilisasi seluruh lapisan masyarakat muslim di ibu kota.
Strategi Jitu Mobilisasi Khataman Massal
Bagaimana Jakarta bisa mencapai target yang begitu ambisius? Adib mengungkapkan strategi yang telah dipersiapkan untuk mencapai target tersebut. Mobilisasi 7.000 ASN Muslim Kementerian Agama DKI Jakarta menjadi salah satu kunci utama. Selain itu, pengerahan 7.000 majelis taklim yang tersebar di seluruh Jakarta turut memperkuat gerakan ini. Pelibatan aktif siswa-siswi madrasah, khususnya tingkat tsanawiyah dan aliyah juga menjadi bagian penting dalam strategi ini. Keseluruhan strategi diperkuat dengan pembentukan 1.000 titik pembacaan Al-Quran secara daring.
"Secara teknis, ASN Kemenag saja hampir 7.000 orang. Jika setiap ASN dengan keluarganya mengkhatamkan Al-Quran, target 6.000 sudah terlampaui," jelas Adib.
"Alhamdulillah insya Allah 6.000 khataman itu bisa terlampaui. Bahkan kalau potensi yang kita sudah petakan, itu bisa sampai 16.000 khataman di DKI Jakarta," ungkap Adib, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama DKI Jakarta di Masjid Istiqlal, Minggu (16/3/2025).
Pernyataan optimistis ini menunjukkan potensi Jakarta untuk menjadi pusat gerakan spiritual nasional selama bulan suci.
Program yang digagas oleh Kementerian Agama RI ini tidak sekadar menjadi ritual keagamaan biasa, tetapi telah berkembang menjadi gerakan sosial yang memobilisasi seluruh lapisan masyarakat muslim di ibu kota.
Strategi Jitu Mobilisasi Khataman Massal
Bagaimana Jakarta bisa mencapai target yang begitu ambisius? Adib mengungkapkan strategi yang telah dipersiapkan untuk mencapai target tersebut. Mobilisasi 7.000 ASN Muslim Kementerian Agama DKI Jakarta menjadi salah satu kunci utama. Selain itu, pengerahan 7.000 majelis taklim yang tersebar di seluruh Jakarta turut memperkuat gerakan ini. Pelibatan aktif siswa-siswi madrasah, khususnya tingkat tsanawiyah dan aliyah juga menjadi bagian penting dalam strategi ini. Keseluruhan strategi diperkuat dengan pembentukan 1.000 titik pembacaan Al-Quran secara daring.
"Secara teknis, ASN Kemenag saja hampir 7.000 orang. Jika setiap ASN dengan keluarganya mengkhatamkan Al-Quran, target 6.000 sudah terlampaui," jelas Adib.