Waspada Kandungan Kimia pada Parfum Bisa Timbulkan Masalah Kesehatan
Fajar adhitya
Kamis, 20 Maret 2025 - 21:21 WIB
Waspada Kandungan Kimia pada Parfum Bisa Timbulkan Masalah Kesehatan
LANGIT7.ID-Jakarta; Produk wewangian seperti parfum dapat mengandung bahan-bahan kimia yang bisa menimbulkan masalah kesehatan.
Melansir dariHealth, hasil penelitian menunjukkan bahan kimia seperti paraben dan fenol, yang digunakan untuk memperpanjang masa simpan wewangian, serta ftalat, bahan kimia yang umum digunakan dalam wewangian, dikaitkan dengan masalah kesehatan seperti penyakit jantung dan hipertensi hingga masalah kehamilan dan kelahiran prematur. Ftalat digunakan sebagai pelarut dan penstabil dalam wewangian.
"Ftalat dikenal sebagai racun reproduksi," ujar Julia Varshavsky, PhD, MPH, asisten profesor kesehatan masyarakat dan ilmu kesehatan di Universitas Northeastern.
Beberapa ftalat serta paraben dan fenol merupakan pengganggu endokrin, dapat meniru, menghalangi, atau mengganggu hormon yang diproduksi oleh sistem endokrin tubuh.
Menurut tinjauan tahun 2021 terhadap studi pada manusia dan hewan, paparan ftalat dapat merusak sistem neurologis, perkembangan, dan reproduksi manusia.
Kontak dengan ftalat telah dikaitkan dengan masalah kesehatan orang pada semua umur, tetapi waktu yang paling sensitif untuk paparan ftalat adalah selama perkembangan janin menurut Varshavsky.
Sedangkan paraben telah dihubungkan dengan infertilitas pada perempuan. Namun, Varashavsky mengatakan bahwa sudah ada banyak penelitian khusus tentang efek ftalat pada sistem reproduksi pria.
Melansir dariHealth, hasil penelitian menunjukkan bahan kimia seperti paraben dan fenol, yang digunakan untuk memperpanjang masa simpan wewangian, serta ftalat, bahan kimia yang umum digunakan dalam wewangian, dikaitkan dengan masalah kesehatan seperti penyakit jantung dan hipertensi hingga masalah kehamilan dan kelahiran prematur. Ftalat digunakan sebagai pelarut dan penstabil dalam wewangian.
"Ftalat dikenal sebagai racun reproduksi," ujar Julia Varshavsky, PhD, MPH, asisten profesor kesehatan masyarakat dan ilmu kesehatan di Universitas Northeastern.
Beberapa ftalat serta paraben dan fenol merupakan pengganggu endokrin, dapat meniru, menghalangi, atau mengganggu hormon yang diproduksi oleh sistem endokrin tubuh.
Menurut tinjauan tahun 2021 terhadap studi pada manusia dan hewan, paparan ftalat dapat merusak sistem neurologis, perkembangan, dan reproduksi manusia.
Kontak dengan ftalat telah dikaitkan dengan masalah kesehatan orang pada semua umur, tetapi waktu yang paling sensitif untuk paparan ftalat adalah selama perkembangan janin menurut Varshavsky.
Sedangkan paraben telah dihubungkan dengan infertilitas pada perempuan. Namun, Varashavsky mengatakan bahwa sudah ada banyak penelitian khusus tentang efek ftalat pada sistem reproduksi pria.