Pemkab Mimika Berupaya Tertibkan Penonton PON XX Papua Lewat Jasa Tiket Online
Garry Talentedo Kesawa
Ahad, 26 September 2021 - 22:53 WIB
ilustrasi (foto: istimewa)
Pemerintah Kabupaten Mimika, Papua, terus berupaya untuk mengantisipasi terjadinya potensi kerumunan dalam perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua. Salah satunya dengan menghadirkan pembelian tiket secara online.
Dalam hal ini, Pemkab Mimika bekerjasama dengan aplikasi daring tiket.com sehingga masyarakat dapat memesan tiket pertandingan PON XX yang digelar di klaster Mimika.
"Memesan tiket dapat dilakukan melalui aplikasi tiket.com yang bisa diakses mulai pukul 03.00 WIT," kata Koordinator Bidang Pemasaran Sub PB PON Klaster Mimika Ida Wahyuni dalam konferensi pers di Media Center Kominfo klaster Mimika, Ahad (26/9).
Ida mengatakan bahwa jumlah tiket yang dijual saat ini sebagian besar atau 60% dijual secara online melalui tiket.com dan 40% sisanya dijual secara offline. Ia pun mencontohkan hal tersebutdalam cabang olahraga (cabor) Futsal, dimana kuota yang dimiliki sekitar 375 tempat duduk.
"Dari jumlah tersebut sebanyak 225 akan dijual melalui aplikasi itu, sedangkan sisanya sebanyak 150 tempat duduk akan dijual melalui offline," ucapnya.
Baca juga:Jawa Barat Raih Emas PON XX Cabor E-Sport Football PES 2021
Kemudian, lanjut Ida, tiket yang dibeli secara offline hanya bisa dilakukan pada digate nomor 3. Disana, para pihak terkait akan melakukan pengawasan secara ketat untuk membuat protokol kesehatan dapat dilakukan.
Dalam hal ini, Pemkab Mimika bekerjasama dengan aplikasi daring tiket.com sehingga masyarakat dapat memesan tiket pertandingan PON XX yang digelar di klaster Mimika.
"Memesan tiket dapat dilakukan melalui aplikasi tiket.com yang bisa diakses mulai pukul 03.00 WIT," kata Koordinator Bidang Pemasaran Sub PB PON Klaster Mimika Ida Wahyuni dalam konferensi pers di Media Center Kominfo klaster Mimika, Ahad (26/9).
Ida mengatakan bahwa jumlah tiket yang dijual saat ini sebagian besar atau 60% dijual secara online melalui tiket.com dan 40% sisanya dijual secara offline. Ia pun mencontohkan hal tersebutdalam cabang olahraga (cabor) Futsal, dimana kuota yang dimiliki sekitar 375 tempat duduk.
"Dari jumlah tersebut sebanyak 225 akan dijual melalui aplikasi itu, sedangkan sisanya sebanyak 150 tempat duduk akan dijual melalui offline," ucapnya.
Baca juga:Jawa Barat Raih Emas PON XX Cabor E-Sport Football PES 2021
Kemudian, lanjut Ida, tiket yang dibeli secara offline hanya bisa dilakukan pada digate nomor 3. Disana, para pihak terkait akan melakukan pengawasan secara ketat untuk membuat protokol kesehatan dapat dilakukan.