home global news

Hadiri Penghargaan MURI, Menbud Sambut Baik Komitmen Penyerahan Koleksi Lampu Antik Untuk Menjaga Memori Kolektif Bangsa

Selasa, 25 Maret 2025 - 11:51 WIB
Hadiri Penghargaan MURI, Menbud Sambut Baik Komitmen Penyerahan Koleksi Lampu Antik Untuk Menjaga Memori Kolektif Bangsa
LANGIT7.ID-Jakarta;Sejumlah nama pada hari ini menerima penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI), dr. FX. Hanny Suwandhi dan Han Kumaheri didaulat oleh MURI sebagai Penulis Buku Pertama di Indonesia dan Dunia Internasional (50 Tahun Terakhir). Penyerahan penghargaan tersebut dilakukan pada hari ini, bertempat di kediaman Dr. Hanny Suwandhi, Simprug, Jakarta Selatan.

Pada tamu yang hadir, yakni Menteri Kebudayaan, Fadli Zon; Direktur Jenderal Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi, Restu Gunawan; Staf Khusus Menteri Bidang Sejarah dan Pelindungan Warisan Budaya, Basuki Teguh Yuwono; Pendiri MURI, Jaya Suprana; serta sejumlah relasi dan kerabat yang hadir, dr. FX. Hanny Suwandhi menceritakan jika ihwal dari penulisan buku yang dirinya dan Han Kumaheri, tulis adalah dari kecintaannya terhadap lampu-lampu kuno, khususnya lampu dari zaman Barok yang memasuki Indonesia pada era penjajahan Belanda.

Selanjutnya dr. FX. Hanny Suwandhi memberikan gambaran secara singkat kepada tamu yang hadir mengenai ragam jenis lampu yang dikoleksi olehnya. "Melalui acara ini saya juga sekaligus ingin menyampaikan kepada Menteri Kebudayaan, bahwa akan menyerahkan sebagian koleksi yang saya miliki kepada negara, agar koleksi-koleksi ini dapat dinikmati oleh generasi selanjutnya," ucapnya, dikutip Selasa (25/3/2025).

Menteri Kebudayaan dalam sambutannya mengungkapkan jika sangat jarang orang yang mengoleksi lampu antik. Menurutnya lampu antik pada era tertentu merupakan hal yang sangat spesifik. "Jadi luar biasa Pak Hanny ketekunannya untuk mengoleksi lampu dari masa ke masa atau terutama pada zaman Barok, dengan Hindia Belanda dan kemudian dibukukan. Saya sudah lihat bukunya. Ini sebuah usaha yang menurut saya memang lahir dari sebuah passion," jelasnya.

Menbud pun mengapresiasi keinginan dr. FX. Hanny Suwandhi, beberapa waktu yang lalu mengatakan akan ikut menyumbangkan sejumlah koleksi lampu beliau untuk Museum Nasional Indonesia. Beliau sangat berterima kasih dan telah menyiapkan tempat di salah satu ruangan di Museum Nasional Indonesia.

"Jadi harapannya nanti ada lampu-lampu klasik yang ada di ruangan (Museum Nasional Indonesia). Sebagian ditempatkan supaya ada variasi, bahwa koleksi lampu-lampu antik itu juga bisa dinikmati oleh masyarakat luas. Terima kasih Pak Hanny, saya sampaikan atas nama pemerintah dan atas nama Kementerian kebudayaan," ucapnya.

"Sekaligus selamat atas penganugerahan Rekor MURI. Pak Jaya ini luar biasa, memberikan banyak inspirasi bagi orang Indonesia untuk menjadi lebih kreatif, inovatif, dan terpacu untuk menciptakan sesuatu yang baru," tutup Menbud yang disambut meriah oleh para hadirin.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya