Kisah Nabi Musa Memukul Malaikat Maut Sampai Terlepas Matanya
Miftah yusufpati
Sabtu, 29 Maret 2025 - 04:00 WIB
Nabi Musa alihi sallam memukul mata malaikat maut tadi, sampai terlepas. Ilustrasi: Ist
LANGIT7.ID--Berikut adalah kisah Nabi Musa as dan malaikat maut yang ditulis Abu Ishaq al-Huwaini al-Atsari berdasar hadis sahih yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim.
Abu Ishaq al-Huwaini adalah ulama pakar hadis terkemuka saat ini sepeninggal Syaikh Al-Albani. Nama asli beliau adalah Hijazi bin Muhammad bin Yusuf bin Syarif.
Dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu, ia bercerita, telah bersabda Rasulullah SAW:
Nabi Musa 'alaihi sallam dulu pernah di datangi malaikat maut, lalu berkata kepadanya: "Penuhi panggilan Rabbmu".
Maka Musa 'alihi sallam memukul mata malaikat maut tadi, sampai terlepas. Akhirnya malaikat tersebut kembali menghadap Allah Azza wa jalla, lalu mengadu kepada -Nya, seraya mengatakan: "Sesungguhnya Engkau telah mengutus hamba kepada seseorang yang belum ingin meninggal, dan ia telah memukul mataku".
Kemudian Allah SWT mengembalikan matanya. Lalu berfirman kepadanya: "Kembalilah kamu kepada hamba-Ku, lantas katakan padanya, kamu ingin hidup? Kalau sekiranya kamu ingin tetap hidup maka letakkan kedua tanganmu di atas bulu sapi jantan, apa yang tertutupi oleh tanganmu, maka satu helai sama dengan hidupmu satu tahun".
Baca juga: Kisah Nabi Musa Mandi di Kali Menyembunyikan Auratnya
Abu Ishaq al-Huwaini adalah ulama pakar hadis terkemuka saat ini sepeninggal Syaikh Al-Albani. Nama asli beliau adalah Hijazi bin Muhammad bin Yusuf bin Syarif.
Dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu, ia bercerita, telah bersabda Rasulullah SAW:
Nabi Musa 'alaihi sallam dulu pernah di datangi malaikat maut, lalu berkata kepadanya: "Penuhi panggilan Rabbmu".
Maka Musa 'alihi sallam memukul mata malaikat maut tadi, sampai terlepas. Akhirnya malaikat tersebut kembali menghadap Allah Azza wa jalla, lalu mengadu kepada -Nya, seraya mengatakan: "Sesungguhnya Engkau telah mengutus hamba kepada seseorang yang belum ingin meninggal, dan ia telah memukul mataku".
Kemudian Allah SWT mengembalikan matanya. Lalu berfirman kepadanya: "Kembalilah kamu kepada hamba-Ku, lantas katakan padanya, kamu ingin hidup? Kalau sekiranya kamu ingin tetap hidup maka letakkan kedua tanganmu di atas bulu sapi jantan, apa yang tertutupi oleh tanganmu, maka satu helai sama dengan hidupmu satu tahun".
Baca juga: Kisah Nabi Musa Mandi di Kali Menyembunyikan Auratnya