Idul Fitri, Bulog Mojokerto Tetap Serap 16 Ribu Gabah Beras Petani
Tim langit 7
Jum'at, 04 April 2025 - 21:14 WIB
Pemimpin Cabang Bulog Kantor Cabang Mojokerto, Muhammad Husin (paling kiri) di sela kegiatan serap gabah petani.
Momen lebaran tak menyurutkan Bulog Mojokerto untuk menyerap gabah beras petani sebesar 16 ribu ton hingga 1 April 2025.
Meskipun capaian tersebut menduduki peringkat ke-2 tertinggi di Jawa Timur, Bulog Mojokerto tetap menyerap gabah kering panen (GKP) petani di hari libur Hari Raya Idul Fitri 1446 H.
Tim Jemput Gabah Bulog Mojokerto langsung aksi melakukan penyerapan gabah petani di wilayah kerja Bulog Mojokerto. Rencananya dilakukan penyerapan sebanyak 200 ton.
Menurut Pemimpin Cabang (Pinca) Bulog Kantor Cabang (Kancab) Mojokerto, Muhammad Husin, masa libur lebaran ini Bulog tetap melaksanakan penyerapan sesuai rencana yang telah didata berdasarkan informasi dari Babinsa dan PPL.
Penyerapan ini dilakukan guna memastikan hasil panen petani dibeli pemerintah melalui Bulog sesuai dengan HPP (Harga Pembelian Pemerintah).
“Kami tidak ingin hasil panen petani dibeli dengan harga yang rendah di bawah ketentuan,” terang Husin dalam keterangan tertulisnya, Jumat (4/4/2025).
Capaian penyerapan gabah beras petani akan terus bertambah seiring dengan panen raya yang terus berlangsung.
Meskipun capaian tersebut menduduki peringkat ke-2 tertinggi di Jawa Timur, Bulog Mojokerto tetap menyerap gabah kering panen (GKP) petani di hari libur Hari Raya Idul Fitri 1446 H.
Tim Jemput Gabah Bulog Mojokerto langsung aksi melakukan penyerapan gabah petani di wilayah kerja Bulog Mojokerto. Rencananya dilakukan penyerapan sebanyak 200 ton.
Menurut Pemimpin Cabang (Pinca) Bulog Kantor Cabang (Kancab) Mojokerto, Muhammad Husin, masa libur lebaran ini Bulog tetap melaksanakan penyerapan sesuai rencana yang telah didata berdasarkan informasi dari Babinsa dan PPL.
Penyerapan ini dilakukan guna memastikan hasil panen petani dibeli pemerintah melalui Bulog sesuai dengan HPP (Harga Pembelian Pemerintah).
“Kami tidak ingin hasil panen petani dibeli dengan harga yang rendah di bawah ketentuan,” terang Husin dalam keterangan tertulisnya, Jumat (4/4/2025).
Capaian penyerapan gabah beras petani akan terus bertambah seiring dengan panen raya yang terus berlangsung.