Kompak, Kembar Rasyid dan Risyad Wisuda Bareng di ITS
Tim langit 7
Senin, 14 April 2025 - 16:01 WIB
(dari kiri) Muhammad Rasyid Ibenzani dan Muhammad Risyad Ibenzani, si kembar yang lulus bersama dalam helatan Wisuda ke-131 ITS
Selalu ada kisah unik yang menyertai setiap momen helatan wisuda di Institut Teknologi Sepuluh Nopember ( ITS).
Kali ini, datang dari dua mahasiswa kembar di Departemen Teknik Komputer ITS, yakni Muhammad Rasyid Ibenzani dan Muhammad Risyad Ibenzani, yang diwisuda bareng dalam prosesi Wisuda ke-131 ITS pada hari kedua di Grha Sepuluh Nopember ITS, Minggu (13/4/2025).
Si kembar yang kerap disapa Rasyid dan Risyad tersebut berhasil masuk dan lulus kuliah bersama di ITS dalam waktu 4,5 tahun. Perkuliahan di departemen hingga kelas yang sama telah dijalani keduanya sebagai kembar identik. “Seringkali orang-orang jadi salah membedakan kita juga,” cerita Risyad selaku adik.
Kekompakan putra kembar dari pasangan Ibenzani dan Inayatul Wahyuni ini pun telah tercermin dalam kehidupan selama perkuliahan. Si kembar asal Tangerang tersebut mengaku sering berada dalam satu kelompok hingga belajar bersama. Dukungan emosional dan mental pun tak lupa saling diberikan kakak dan adik ini dalam perjalanan mengemban ilmu.
Kendati demikian, untuk menempuh pendidikan di departemen yang sama rupanya bukanlah hal yang direncanakan sebelumnya. Keduanya sempat memilih beberapa pilihan yang berbeda, tetapi akhirnya tetap ditakdirkan diterima bersama di Departemen Teknik Komputer ITS.
“Dari awal saya memang milih departemen ini, berbeda sama kakakku yang ada beberapa pilihan lain,” ungkap Risyad.
Baca juga:ITS Usulkan 6 Strategi Nasional dalam Menghadapi Kebijakan Tarif Impor AS
Kali ini, datang dari dua mahasiswa kembar di Departemen Teknik Komputer ITS, yakni Muhammad Rasyid Ibenzani dan Muhammad Risyad Ibenzani, yang diwisuda bareng dalam prosesi Wisuda ke-131 ITS pada hari kedua di Grha Sepuluh Nopember ITS, Minggu (13/4/2025).
Si kembar yang kerap disapa Rasyid dan Risyad tersebut berhasil masuk dan lulus kuliah bersama di ITS dalam waktu 4,5 tahun. Perkuliahan di departemen hingga kelas yang sama telah dijalani keduanya sebagai kembar identik. “Seringkali orang-orang jadi salah membedakan kita juga,” cerita Risyad selaku adik.
Kekompakan putra kembar dari pasangan Ibenzani dan Inayatul Wahyuni ini pun telah tercermin dalam kehidupan selama perkuliahan. Si kembar asal Tangerang tersebut mengaku sering berada dalam satu kelompok hingga belajar bersama. Dukungan emosional dan mental pun tak lupa saling diberikan kakak dan adik ini dalam perjalanan mengemban ilmu.
Kendati demikian, untuk menempuh pendidikan di departemen yang sama rupanya bukanlah hal yang direncanakan sebelumnya. Keduanya sempat memilih beberapa pilihan yang berbeda, tetapi akhirnya tetap ditakdirkan diterima bersama di Departemen Teknik Komputer ITS.
“Dari awal saya memang milih departemen ini, berbeda sama kakakku yang ada beberapa pilihan lain,” ungkap Risyad.
Baca juga:ITS Usulkan 6 Strategi Nasional dalam Menghadapi Kebijakan Tarif Impor AS