Jamkrindo Sukses Pertahankan Kinerja Positif, UMKM-K Jadi Prioritas Utama
Tim langit 7
Senin, 14 April 2025 - 17:10 WIB
Jamkrindo Sukses Pertahankan Kinerja Positif, UMKM-K Jadi Prioritas Utama
LANGIT7.ID-Jakarta;PT Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo), anggota Holding Indonesia Financial Group (IFG), kembali menunjukkan taringnya di industri penjaminan nasional. Perusahaan pelat merah ini sukses membukukan kinerja keuangan gemilang sepanjang tahun 2024, sejalan dengan komitmennya memperkuat akses pembiayaan bagi pelaku UMKM-K di seluruh Indonesia.
Mengacu laporan keuangan konsolidasian audited 2024, total aset Jamkrindo tercatat sebesar Rp32,36 triliun per 31 Desember 2024. Angka ini naik tipis dibandingkan periode 2023 sebesar Rp32,23 triliun.
Tak hanya dari sisi aset, kinerja operasional Jamkrindo juga mencatatkan torehan positif. Sepanjang 2024, volume penjaminan yang berhasil dibukukan mencapai Rp300,3 triliun. Jumlah penerima manfaatnya pun fantastis, tembus 7,8 juta debitur UMKM-K yang tersebar di seluruh penjuru Tanah Air.
Keberhasilan ini berdampak besar terhadap perekonomian nasional. Jamkrindo mencatat kontribusinya terhadap penyerapan tenaga kerja mencapai 14,4 juta orang.
"Kinerja positif ini bukan hanya mencerminkan pertumbuhan finansial, tetapi juga dampak nyata terhadap sektor UMKM-K. Kami terus berkomitmen menjadi mitra utama dalam mendorong inklusi keuangan dan menciptakan ekosistem pembiayaan yang berkelanjutan," tegas Pelaksana Tugas Direktur Utama Jamkrindo, Abdul Bari.
Dari sisi pendapatan, pendapatan penjaminan bersih Jamkrindo sepanjang 2024 naik menjadi Rp6,92 triliun dari Rp6,35 triliun pada 2023. Sedangkan pendapatan investasi bersih meningkat menjadi Rp1,46 triliun dari sebelumnya Rp1,20 triliun.
Sementara itu, laba komprehensif tahun berjalan tercatat sebesar Rp1,07 triliun. Pencapaian ini mencerminkan strategi manajemen perusahaan dalam menjaga keseimbangan ekspansi bisnis dan pengelolaan risiko secara optimal, meskipun dihadapkan tantangan eksternal dan potensi kenaikan beban klaim.
Mengacu laporan keuangan konsolidasian audited 2024, total aset Jamkrindo tercatat sebesar Rp32,36 triliun per 31 Desember 2024. Angka ini naik tipis dibandingkan periode 2023 sebesar Rp32,23 triliun.
Tak hanya dari sisi aset, kinerja operasional Jamkrindo juga mencatatkan torehan positif. Sepanjang 2024, volume penjaminan yang berhasil dibukukan mencapai Rp300,3 triliun. Jumlah penerima manfaatnya pun fantastis, tembus 7,8 juta debitur UMKM-K yang tersebar di seluruh penjuru Tanah Air.
Keberhasilan ini berdampak besar terhadap perekonomian nasional. Jamkrindo mencatat kontribusinya terhadap penyerapan tenaga kerja mencapai 14,4 juta orang.
"Kinerja positif ini bukan hanya mencerminkan pertumbuhan finansial, tetapi juga dampak nyata terhadap sektor UMKM-K. Kami terus berkomitmen menjadi mitra utama dalam mendorong inklusi keuangan dan menciptakan ekosistem pembiayaan yang berkelanjutan," tegas Pelaksana Tugas Direktur Utama Jamkrindo, Abdul Bari.
Dari sisi pendapatan, pendapatan penjaminan bersih Jamkrindo sepanjang 2024 naik menjadi Rp6,92 triliun dari Rp6,35 triliun pada 2023. Sedangkan pendapatan investasi bersih meningkat menjadi Rp1,46 triliun dari sebelumnya Rp1,20 triliun.
Sementara itu, laba komprehensif tahun berjalan tercatat sebesar Rp1,07 triliun. Pencapaian ini mencerminkan strategi manajemen perusahaan dalam menjaga keseimbangan ekspansi bisnis dan pengelolaan risiko secara optimal, meskipun dihadapkan tantangan eksternal dan potensi kenaikan beban klaim.