home wirausaha syariah

PertaLife Insurance Bukukan Premi Rp1,25 Triliun, Tertinggi Sepanjang Sejarah

Kamis, 17 April 2025 - 06:19 WIB
PertaLife Insurance Bukukan Premi Rp1,25 Triliun, Tertinggi Sepanjang Sejarah
LANGIT7.ID-Jakarta;PT Perta Life Insurance (PertaLife Insurance) menorehkan capaian luar biasa di tahun buku 2024 dengan mencatatkan kinerja keuangan terbaik sepanjang sejarah perusahaan. Melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar hari ini, manajemen memaparkan sederet pencapaian strategis yang memperkuat fondasi transformasi bisnis mereka.

PertaLife sukses membukukan premi bruto senilai Rp1,252 triliun, melampaui target Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) sebesar Rp1,087 triliun atau tumbuh 15,16% secara tahunan. Kinerja ini juga melonjak 38,73% dibandingkan tahun sebelumnya, berkat strategi ekspansi produk yang agresif dan penetrasi pasar yang optimal. Produk andalan seperti anuitas, endowment combined, dan whole life menjadi pendorong utama pertumbuhan tersebut.

Tidak hanya itu, laba bersih perusahaan juga mengalami kenaikan menjadi Rp97,18 miliar, meningkat 1,09% dibandingkan tahun 2023. Peningkatan ini menjadi sinyal positif atas kinerja operasional yang lebih efisien. Bahkan, rasio Risk-Based Capital (RBC) PertaLife tercatat mencapai 359,66%—jauh melampaui batas minimum yang ditetapkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebesar 120%.

Efisiensi menjadi fokus utama transformasi, tercermin dari rasio biaya operasional terhadap pendapatan premi (BOPO) yang kini berada di level terendah sepanjang sejarah perusahaan, yakni 12,19%. Sebagai perbandingan, sebelum transformasi besar-besaran, BOPO perusahaan kerap berada di atas 22%.

“Transformasi PertaLife bukan sekadar perubahan struktural, melainkan lompatan kinerja yang nyata. Capaian di 2024 adalah buah dari sinergi internal PertaLife dan ekosistem Pertamina Group, penajaman strategi bisnis, dan komitmen pada efisiensi,” ungkap Hanindio W. Hadi, Direktur Utama PertaLife Insurance, dikutip Kamis (17/4/2025).

Kontribusi kanal distribusi non-captive juga mencatatkan pertumbuhan signifikan, meningkat sebesar 223,77% dibandingkan tahun lalu. Meski mayoritas portofolio masih berasal dari captive market Pertamina Group, PertaLife berhasil memperluas basis pelanggan lewat kolaborasi dengan institusi strategis eksternal.

“Kami tidak hanya fokus pada pencapaian jangka pendek, namun membangun bisnis jangka panjang dan berkelanjutan, dengan penerapan manajemen risiko, tata kelola, dan peningkatan kapabilitas SDM yang kompeten,” tambah Sigit Panilih, Direktur Keuangan dan Investasi.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya