Kronologi Tembok Ambrol Timpa 20 Santri Ponpes Gontor 5 Sawangan Magelang
Tim langit 7
Jum'at, 25 April 2025 - 21:36 WIB
Kronologi Tembok Ambrol Timpa 20 Santri Ponpes Gontor 5 Sawangan Magelang
Musibah tembok ambrol yang menimpa santri Pondok Pesantren Gontor 5, Sawangan, Magelang, Jawa Tengah, terus ditangani pihak berwenang. Para santri yang menjadi korban kejadian ini juga mendapat perawatan.
Berikut kronologis kejadian Jumat (25/4/2025) sekitar pukul 10.00 WIB tersebut.
Menurut Wakil Pengasuh Pondok Modern Darussalam Gontor, Imam Haryudi, musibah tersebut sekitar pukul 10.30 WIB berupa tanah longsor yang mengakibatkan tandon air di belakang gedung Aligarh roboh.
“Saat kejadian, para santri sedang persiapan mandi untuk shalat Jumat. Saat tersebut adalah waktu padat kegiatan di area tersebut,” ujar Imam dalam laporan kejadian yang diterima Langit7.
Baca juga:Tembok Ambrol, 20 Santri Ponpes Gontor 5 Sawangan Magelang Jadi Korban
Tanpa mereka duga, tanah di bawah tandon air yang terletak di kamar mandi belakang asrama longsor. Sehingga menyebabkan tandon air di atasnya roboh menimpa beberapa santri yang antre mandi.
Beberapa santri yang berhasil diselamatkan langsung dievakuasi ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan.
Berikut kronologis kejadian Jumat (25/4/2025) sekitar pukul 10.00 WIB tersebut.
Menurut Wakil Pengasuh Pondok Modern Darussalam Gontor, Imam Haryudi, musibah tersebut sekitar pukul 10.30 WIB berupa tanah longsor yang mengakibatkan tandon air di belakang gedung Aligarh roboh.
“Saat kejadian, para santri sedang persiapan mandi untuk shalat Jumat. Saat tersebut adalah waktu padat kegiatan di area tersebut,” ujar Imam dalam laporan kejadian yang diterima Langit7.
Baca juga:Tembok Ambrol, 20 Santri Ponpes Gontor 5 Sawangan Magelang Jadi Korban
Tanpa mereka duga, tanah di bawah tandon air yang terletak di kamar mandi belakang asrama longsor. Sehingga menyebabkan tandon air di atasnya roboh menimpa beberapa santri yang antre mandi.
Beberapa santri yang berhasil diselamatkan langsung dievakuasi ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan.
(ori)