Ustadz Adi Hidayat Sebut Inovasi Pertanian Gerina Bisa Cukupi Kebutuhan Pangan Satu Keluarga
Haris budiman
Senin, 28 April 2025 - 10:02 WIB
Salah satu inovasi pertanian dari Gerina yang digagas Ustadz Adi Hidayat. (foto: gerina.id)
LANGIT7.ID-Ustadz Adi Hidayat atau akrab disapa UAH mengungkap sistem inovasi pertanian yang dikembangkan Gerakan Indonesia Menanam atau Gerina bisa untuk mencukupi kebutuhan pangan satu keluarga.
Hal tersebut disampaikan UAH saat meluncurkan program Gerina di hadapan Presiden Prabowo, Rabu (23/4/2025).
UAH mengatakan, inovasi pertanian yang bisa memenuhi kebutuhan beras sekeluarga dinamaman Si Cepot, solusi cepat panen via pot.
Inovasi ini telah dilakukan riset untuk menanam tanaman sawah. Tidak hanya itu, media pot juga dapat dimanfaatkan untuk menanam bahan pangan lainnya seperti cabai dan kentang.
"Dari tanaman sawah, kita riset dengan pot. Potnya kemudian kita riset bentuknya, gramasinya, volumenya. Dan kalau kita bisa susun satu keluarga, bisa simulasi 5 orang, kebutuhan makannya x sekian, itu dengan tanam pot itu 3x musim, dia bisa sampai nabung 100-300 ribu dibandingkan beli secara biasa,” jelas Adi Hidayat dikutip dari website presidenri.go.id.
Selain metode si Cepot, ada juga yang dinamakan Si Opung. Si Opung atau solusi olah padi terapung yang memanfaatkan kolam air untuk menanam padi.
"Jadi yang tidak punya tanaman darat, dia punya kolam atau dia ingin bikin di samping rumahnya, itu bisa dirakitkan dengan biaya yang jangkau, kemudian bisa diolah dan bisa panen,” lanjutnya.
Hal tersebut disampaikan UAH saat meluncurkan program Gerina di hadapan Presiden Prabowo, Rabu (23/4/2025).
UAH mengatakan, inovasi pertanian yang bisa memenuhi kebutuhan beras sekeluarga dinamaman Si Cepot, solusi cepat panen via pot.
Inovasi ini telah dilakukan riset untuk menanam tanaman sawah. Tidak hanya itu, media pot juga dapat dimanfaatkan untuk menanam bahan pangan lainnya seperti cabai dan kentang.
"Dari tanaman sawah, kita riset dengan pot. Potnya kemudian kita riset bentuknya, gramasinya, volumenya. Dan kalau kita bisa susun satu keluarga, bisa simulasi 5 orang, kebutuhan makannya x sekian, itu dengan tanam pot itu 3x musim, dia bisa sampai nabung 100-300 ribu dibandingkan beli secara biasa,” jelas Adi Hidayat dikutip dari website presidenri.go.id.
Selain metode si Cepot, ada juga yang dinamakan Si Opung. Si Opung atau solusi olah padi terapung yang memanfaatkan kolam air untuk menanam padi.
"Jadi yang tidak punya tanaman darat, dia punya kolam atau dia ingin bikin di samping rumahnya, itu bisa dirakitkan dengan biaya yang jangkau, kemudian bisa diolah dan bisa panen,” lanjutnya.