Kemenekraf Dorong Regulasi Baru Hak Cipta: Royalti Dibayar di Muka, Lisensi Berbasis Digital
Tim langit 7
Selasa, 29 April 2025 - 14:10 WIB
Wakil Menteri Ekonomi Kreatif (Wamenekraf), Irene Umar
Wakil Menteri Ekonomi Kreatif (Wamenekraf) Irene Umar berbicara tentang peran Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) sebagai salah satu pilar utama perekonomian nasional.
Wamenekraf Irene memaparkan sejumlah data Badan Pusat Statistik (BPS) yang diolah Kemenekraf yang menunjukkan kontribusi ekonomi kreatif terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional dari Rp 700 triliun pada 2013 menjadi lebih dari Rp 1.500 triliun pada 2024.
Tak hanya itu, data juga menunjukkan ekonomi kreatif meningkatkan lapangan kerja dari 14 juta pada tahun 2013 menjadi 26,47 juta pada 2024. Sedangkan untuk nilai ekspor mencapai USD 25,10 miliar pada tahun 2024 di mana sebelumnya pada tahun 2013 hanya USD 15 miliar.
“Ekonomi kreatif kini dipercaya sebagai The New Engine of Growth atau mesin baru pertumbuhan ekonomi Indonesia. Harapannya, perkembangan ini bisa semakin mengakar dari daerah,” ujar Irene.
Baca juga:Menteri Kebudayaan Hadiri Peluncuran Buku Mereka yang Pertama
Wamenekraf Irene turut menekankan kehadiran Kemenekraf sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dalam Asta Cita ketiga yaitu mendorong penciptaan lapangan kerja berkualitas, mengembangkan industri kreatif, serta memperkuat infrastruktur nasional.
Menurut Wamenekraf Irene, Kemenekraf berperan sebagai Subject Matter Expert dalam merumuskan kebijakan berbasis kondisi riil industri melalui pendekatan hexahelix.
Wamenekraf Irene memaparkan sejumlah data Badan Pusat Statistik (BPS) yang diolah Kemenekraf yang menunjukkan kontribusi ekonomi kreatif terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional dari Rp 700 triliun pada 2013 menjadi lebih dari Rp 1.500 triliun pada 2024.
Tak hanya itu, data juga menunjukkan ekonomi kreatif meningkatkan lapangan kerja dari 14 juta pada tahun 2013 menjadi 26,47 juta pada 2024. Sedangkan untuk nilai ekspor mencapai USD 25,10 miliar pada tahun 2024 di mana sebelumnya pada tahun 2013 hanya USD 15 miliar.
“Ekonomi kreatif kini dipercaya sebagai The New Engine of Growth atau mesin baru pertumbuhan ekonomi Indonesia. Harapannya, perkembangan ini bisa semakin mengakar dari daerah,” ujar Irene.
Baca juga:Menteri Kebudayaan Hadiri Peluncuran Buku Mereka yang Pertama
Wamenekraf Irene turut menekankan kehadiran Kemenekraf sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dalam Asta Cita ketiga yaitu mendorong penciptaan lapangan kerja berkualitas, mengembangkan industri kreatif, serta memperkuat infrastruktur nasional.
Menurut Wamenekraf Irene, Kemenekraf berperan sebagai Subject Matter Expert dalam merumuskan kebijakan berbasis kondisi riil industri melalui pendekatan hexahelix.