home masjid

Kisah Tampilkan Muhammad Al-Amin saat Renovasi Kakbah

Selasa, 06 Mei 2025 - 17:30 WIB
Kakbah tempo dulu. Foto/Ilustrasi: Ist
LANGIT7.ID--Kala itu Kakbah rusak parah akibat banjir. Sebelum banjir pun dinding Kakbah memang sudah retak-retak dan rapuh. Kaum Quraisy sudah memikirkan untuk merenovasi bangunan suci itu. Soalnya, tempat yang tidak beratap itu menjadi sasaran pencuri mengambil barang-barang berharga di dalamnya.

Muhammad Husain Haekal dalam bukunya berjudul "Sejarah Hidup Muhammad" menuturkan kaum Quraisy menunda-nunda renovasi Kakbah karena merasa takut; kalau bangunannya diperkuat, pintunya ditinggikan dan diberi beratap, dewa Kakbah yang suci itu akan menurunkan bencana kepada mereka.

Menurut Haekal, sepanjang zaman Jahiliah keadaan mereka diliputi oleh pelbagai macam legenda yang mengancam barang siapa yang berani mengadakan sesuatu perubahan. Dengan demikian perbuatan itu dianggap tidak umum.

Tetapi sesudah mengalami bencana banjir tindakan demikian itu adalah suatu keharusan, walaupun masih serba takut-takut dan ragu-ragu.

Suatu peristiwa kebetulan telah terjadi sebuah kapal milik seorang pedagang Romawi bernama Baqum yang datang dari Mesir terhempas di laut dan pecah.

Baca juga: Abu Yazid Al-Busthami: Kakbah Bisa Dikunjungi Tiap Saat karena Bukan Serambi Istana Raja

Sebenarnya Baqum ini seorang ahli bangunan yang mengetahui juga soal-soal perdagangan.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya