Mengonsumsi Mangga Madu Bantu Kurangi Kerutan di Wajah
Fajar adhitya
Rabu, 07 Mei 2025 - 20:07 WIB
Foto: Freepik.com
LANGIT7.ID-Jakarta; Seiring bertambahnya usia, munculnya kerutan di wajah adalah hal yang wajar.
Namun, perubahan ini sebenarnya tidak hanya dipicu oleh faktor usia saja. Paparan sinar matahari, gaya hidup tidak sehat, stres, kebiasaan merokok hingga kurang tidur juga bisa mempercepat proses penuaan kulit.
Sebuah studi dari University of California, Davis, menemukan konsumsi mangga Ataulfo atau juga dikenal sebagai madu bisa membantu mengurangi kerutan wajah pada wanita yang berusia lebih tua.
Dalam studi yang dipublikasikan di jurnal Nutrients itu, 28 orang wanita pascamenopause yang makan setengah cangkir mangga madu selama empat kali seminggu dilaporkan keriputnya berkurang sebanyak 23 persen dalam dua bulan dan efeknya turun menjadi 20 persen setelah empat bulan.
"Ini peningkatan signifikan pada kerutan," kata penulis utama Vivien Fam, seorang mahasiswa doktoral di Departemen Gizi UC Davis, seperti dilansir dari Gulfnews.
Temuan ini juga memperlihatkan, ada juga risiko peningkatan kerutan di periode yang sama jika partisipan studi mengonsumsi mangga secara berlebihan.
Para peneliti belum tahu alasan konsumsi mangga berlebihan bisa meningkatkan keparahan keriput, tetapi mereka berspekulasi hal itu mungkin terkait dengan jumlah gula yang kuat dalam porsi mangga yang lebih besar.
Namun, perubahan ini sebenarnya tidak hanya dipicu oleh faktor usia saja. Paparan sinar matahari, gaya hidup tidak sehat, stres, kebiasaan merokok hingga kurang tidur juga bisa mempercepat proses penuaan kulit.
Sebuah studi dari University of California, Davis, menemukan konsumsi mangga Ataulfo atau juga dikenal sebagai madu bisa membantu mengurangi kerutan wajah pada wanita yang berusia lebih tua.
Dalam studi yang dipublikasikan di jurnal Nutrients itu, 28 orang wanita pascamenopause yang makan setengah cangkir mangga madu selama empat kali seminggu dilaporkan keriputnya berkurang sebanyak 23 persen dalam dua bulan dan efeknya turun menjadi 20 persen setelah empat bulan.
"Ini peningkatan signifikan pada kerutan," kata penulis utama Vivien Fam, seorang mahasiswa doktoral di Departemen Gizi UC Davis, seperti dilansir dari Gulfnews.
Temuan ini juga memperlihatkan, ada juga risiko peningkatan kerutan di periode yang sama jika partisipan studi mengonsumsi mangga secara berlebihan.
Para peneliti belum tahu alasan konsumsi mangga berlebihan bisa meningkatkan keparahan keriput, tetapi mereka berspekulasi hal itu mungkin terkait dengan jumlah gula yang kuat dalam porsi mangga yang lebih besar.