Milad ke-33, Bank Muamalat Perkuat Arah Keuangan Syariah Berkelanjutan
Nabil
Jum'at, 09 Mei 2025 - 14:39 WIB
Milad ke-33, Bank Muamalat Perkuat Arah Keuangan Syariah Berkelanjutan
LANGIT7.ID-Jakarta;PT Bank Muamalat Indonesia Tbk memperingati hari kelahiran (milad) ke-33 pada tahun ini. Bank pertama murni syariah di Indonesia ini terus berkomitmen menjadi bank yang sehat dan tumbuh berkelanjutan serta mampu memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi nasabah dan masyarakat.
Direktur Utama Bank Muamalat Imam Teguh Saptono mengatakan, memperingati milad tahun ini, Bank Muamalat bertekad kembali menguatkan dan menginternalisasi lima simpulmaqashid syariahke dalam aktivitas perbankannya. Lima simpulmaqashid syariahtersebut direfleksikan dalam upaya meningkatkan iman, menjaga keselamatan jiwa dan lingkungan (people and planet), menambah kecerdasan khususnya finansial, menjaga keberlanjutan keturunan yang diwujudkan dalam pengembangan ekonomi berkelanjutan, serta peningkatkan kesejahteraan.
"Sejatinyamaqashid syariahdimaksud tecermin dalam sejarah kelahiran Bank Muamalat, sebagai perwujudan semangat para pendiri untuk menjalankan prinsip syariah dalam perekonomian umat. Hal tersebut dilakukan melalui pembelian saham Bank Muamalat oleh ratusan ribu umat Islam dari berbagai kalangan baik ulama, jemaah haji, akademisi, cerdik cendekia, saudagar, hingga para pemimpin dan peyelenggara negara.
"Kita masih ingat semangat saat itu, bukanlah didorong oleh niat investasi semata, melainkan harapan untuk mendapatkan keberkahan jangka panjang. Namun saat itu Undang-Undang Bank Syariah maupun Undang-Undang Wakaf belum terbit. Oleh karenanya, tidaklah berlebihan bila kami ingin mendorong kembali Bank Muamalat untuk menjadi bank haji sekaligus bank wakaf nasional sebagaimana tertuang dalam Asta Cita Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto," pungkas Imam dalam keterangannya, Jumat (9/5/2025).
Tekad menguatkanmaqashid syariahtersebut selaras dengan visi baru Bank Muamalat yang telah dirumuskan yakni "Menjadi Jalan Hijrah Menuju Berkah". Arah Bank Muamalat ke depan selain menggarap pasar rasional juga akan mengarah kepada pendekatanemotional-spiritual.
"Visi baru 'Menjadi Jalan Hijrah Menuju Berkah' memiliki makna bahwa Bank Muamalat bertekad menjadi solusi hijrah terdepan bagi ekosistem bisnis dan keuangan syariah dengan kinerja keuangan yang tumbuh berkelanjutan untuk mencapai keberkahan," kata Imam.
Direktur Utama Bank Muamalat Imam Teguh Saptono mengatakan, memperingati milad tahun ini, Bank Muamalat bertekad kembali menguatkan dan menginternalisasi lima simpulmaqashid syariahke dalam aktivitas perbankannya. Lima simpulmaqashid syariahtersebut direfleksikan dalam upaya meningkatkan iman, menjaga keselamatan jiwa dan lingkungan (people and planet), menambah kecerdasan khususnya finansial, menjaga keberlanjutan keturunan yang diwujudkan dalam pengembangan ekonomi berkelanjutan, serta peningkatkan kesejahteraan.
"Sejatinyamaqashid syariahdimaksud tecermin dalam sejarah kelahiran Bank Muamalat, sebagai perwujudan semangat para pendiri untuk menjalankan prinsip syariah dalam perekonomian umat. Hal tersebut dilakukan melalui pembelian saham Bank Muamalat oleh ratusan ribu umat Islam dari berbagai kalangan baik ulama, jemaah haji, akademisi, cerdik cendekia, saudagar, hingga para pemimpin dan peyelenggara negara.
"Kita masih ingat semangat saat itu, bukanlah didorong oleh niat investasi semata, melainkan harapan untuk mendapatkan keberkahan jangka panjang. Namun saat itu Undang-Undang Bank Syariah maupun Undang-Undang Wakaf belum terbit. Oleh karenanya, tidaklah berlebihan bila kami ingin mendorong kembali Bank Muamalat untuk menjadi bank haji sekaligus bank wakaf nasional sebagaimana tertuang dalam Asta Cita Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto," pungkas Imam dalam keterangannya, Jumat (9/5/2025).
Tekad menguatkanmaqashid syariahtersebut selaras dengan visi baru Bank Muamalat yang telah dirumuskan yakni "Menjadi Jalan Hijrah Menuju Berkah". Arah Bank Muamalat ke depan selain menggarap pasar rasional juga akan mengarah kepada pendekatanemotional-spiritual.
"Visi baru 'Menjadi Jalan Hijrah Menuju Berkah' memiliki makna bahwa Bank Muamalat bertekad menjadi solusi hijrah terdepan bagi ekosistem bisnis dan keuangan syariah dengan kinerja keuangan yang tumbuh berkelanjutan untuk mencapai keberkahan," kata Imam.