Ibadah Umrah di Masa Pandemi, Berikut Penjelasan Kemenag
Ahmad zuhdi
Rabu, 29 September 2021 - 20:35 WIB
Ilustrasi ummat islam menjalankan thawaf. foto: Langit7.id/iStock
Jamaah secara bersyarat dapat langsung menginjakkan kaki di Arab Saudi untuk ibadah umrah tanpa harus karantina 14 hari. Syaratnya, yakni dua kali menjalani vaksinasi Covid-19 menggunakan vaksin yang diterima Pemerintah Arab Saudi.
Jika pun menggunakan vaksin selain yang disetujui, semisal produk China (Sinopharm atau Sinovac), jamaah tetap bisa menjalankan ibadah umrah dengan catatan vaksinasi booster. Hal tersebut disampaikanKonsul Haji KJRI Jeddah, Endang Jumali. Diamenambahkan, penyelenggaraan umrah saat pandemi berlangsung dengan penerapan protokol kesehatan yang sangat ketat.
Baca Juga:Saudi Buat 25 Jalur Baru di Sekitar Area Thawaf
"Selama di Makkah dan Madinah, jamaah mendapat kesempatan sekali menjalankan umrah dan sekali shalat di Raudhah. Adapun untuk shalat di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, bisa dilakukan setiap waktu," kata Endang melalui laman resmi Kemenag, Rabu (29/9/2021).
Adapun bagi jamaah yang baru mendapatkandosis pertama, maka harus menjalani isolasi mandiri terlebih dahulu selama empat hari. Arab Saudi selama ini menggunakan atau menyetujui empat jenis vaksin, yaitu Pfizer, AstraZeneca, Johnson & Johnson, serta Moderna.
"Sampai saat ini, berdasarkan informasi yang saya peroleh, belum ada jamaah yang memakai vaksin booster. Artinya, semua menggunakan vaksin yang juga digunakan di Arab Saudi," ucapnya.
"Bangladesh infonya hanya memberangkatkan jamaah yang menggunakan vaksin seperti yang digunakan Arab Saudi," ungkapnya.
Jika pun menggunakan vaksin selain yang disetujui, semisal produk China (Sinopharm atau Sinovac), jamaah tetap bisa menjalankan ibadah umrah dengan catatan vaksinasi booster. Hal tersebut disampaikanKonsul Haji KJRI Jeddah, Endang Jumali. Diamenambahkan, penyelenggaraan umrah saat pandemi berlangsung dengan penerapan protokol kesehatan yang sangat ketat.
Baca Juga:Saudi Buat 25 Jalur Baru di Sekitar Area Thawaf
"Selama di Makkah dan Madinah, jamaah mendapat kesempatan sekali menjalankan umrah dan sekali shalat di Raudhah. Adapun untuk shalat di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, bisa dilakukan setiap waktu," kata Endang melalui laman resmi Kemenag, Rabu (29/9/2021).
Adapun bagi jamaah yang baru mendapatkandosis pertama, maka harus menjalani isolasi mandiri terlebih dahulu selama empat hari. Arab Saudi selama ini menggunakan atau menyetujui empat jenis vaksin, yaitu Pfizer, AstraZeneca, Johnson & Johnson, serta Moderna.
"Sampai saat ini, berdasarkan informasi yang saya peroleh, belum ada jamaah yang memakai vaksin booster. Artinya, semua menggunakan vaksin yang juga digunakan di Arab Saudi," ucapnya.
"Bangladesh infonya hanya memberangkatkan jamaah yang menggunakan vaksin seperti yang digunakan Arab Saudi," ungkapnya.