home global news

TNI Lakukan Investigasi Musibah Ledakan Amunisi Kedaluwarsa

Jum'at, 16 Mei 2025 - 09:05 WIB
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto saat upacara pelepasan jenazah anggota TNI korban ledakan amunisi. TNI melakukan investigasi kasus ini. (foto: tnimild.id)
LANGIT7.ID-Tentara Nasional Indonesia (TNI) akan melakukan investigasi ledakan amunisi kedaluwarsa yang menewaskan 13 orang di Garut Jawa Barat.

Kapuspen TNI Mayjen TNI Kristomei Sianturi mengungkap, TNI saat ini telah mengamankan lokasi kejadian dan melakukan sterilisasi untuk menjamin keselamatan masyarakat.

Proses investigasi tengah dilakukan oleh tim dari Puspalad bersama pihak terkait guna memastikan penyebab pasti insiden.

Lokasi pemusnahan merupakan lahan milik BKSDA yang secara rutin digunakan untuk kegiatan serupa sesuai prosedur keamanan yang berlaku. TNI berkomitmen mengusut tuntas peristiwa ini secara transparan serta akan memperketat pengawasan kegiatan pemusnahan amunisi agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.

Di sisi lain, TNI juga mengaku sangat berduka dan menyatakan bela sungkawa yang mendalam atas gugurnya prajurit TNI serta warga sipil.

"Kami turut berduka cita atas meninggalnya prajurit terbaik TNI, serta warga sipil yang ikut menjadi korban, TNI memastikan bahwa seluruh hak Prajurit TNI yang menjadi korban akan diberikan sesuai ketentuan yang berlaku, seperti santunan kematian khusus, pensiun, dan beasiswa bagi anak korban. Panglima TNI juga memberikan tali asih kepada keluarga prajurit TNI, dan warga sipil yang pemberiannya diwakili oleh Pangdam III/Siliwangi," tegasnya.

Sementara itu, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto hadir secara langsung dalam upacara militer pelepasan jenazah empat prajurit TNI Angkatan Darat yang gugur dalam musibah saat pemusnahan amunisi tidak layak pakai atau kedaluwarsa.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya