Jasmine Paolini Juarai Roma Master Setelah Tumbangkan Coco Gauff di Final Yang Menegangkan
Sururi al faruq
Sabtu, 17 Mei 2025 - 23:58 WIB
Jasmine Paolini Juarai Roma Master Setelah Tumbangkan Coco Gauff di Final Yang Menegangkan
LANGIT7.ID-Roma; Jasmine Paolini asal Italia menciptakan sejarah di Internazionali BNL d'Italia dengan menjadi wanita Italia pertama dalam 40 tahun terakhir yang meraih gelar tunggal. Paolini mengalahkan Coco Gauff di babak final untuk meraih gelar tunggal WTA 1000 keduanya, sekaligus gelar tunggal WTA pertamanya di lapangan tanah liat.
Kemenangan ini juga membuat Paolini membawa pulang hadiah 14 miliar.
Untuk pertama kalinya dalam empat dekade, Internazionali BNL d'Italia memiliki juara tunggal putri asal Italia, berkat penampilan gemilang Jasmine Paolini yang memukau penonton di Roma sekaligus meraih gelar bersejarah ini.
Dengan disaksikan Presiden Italia Sergio Mattarella, Paolini yang merupakan unggulan keenam mengalahkan petenis Amerika Serikat Coco Gauff (unggulan keempat) dengan skor 6-4, 6-2 dalam final yang digelar di Campo Centrale pada Sabtu.
Paolini menjadi wanita pertama yang menang di ajang terbesar negaranya sejak Raffaella Reggi pada 1985, atau 40 tahun lalu. Reggi saat itu meraih gelar ketika turnamen digelar di Taranto, artinya Paolini adalah wanita pertama yang menjuarai Internazionali BNL d'Italia di ibu kota Italia, Roma, selama Era Terbuka (sejak 1968).
Fakta singkat: Dalam pertarungan antara dua petenis Top 5 ini, Paolini hanya membutuhkan 1 jam 29 menit untuk mengalahkan Gauff dan meraih gelar WTA 1000 keduanya setelah Dubai 2024. Ini sekaligus gelar tunggal WTA ketiga sepanjang kariernya—dan yang pertama di lapangan tanah liat.
Gauff sempat memenangkan dua pertemuan pertama mereka, tapi saat itu di lapangan keras. Kini Paolini mulai mendominasi rivalitas mereka di tanah liat. Bulan lalu di Stuttgart, Paolini pertama kali mengalahkan Gauff di tanah liat dalam ruangan, dan kini dia mengulangi kemenangan tersebut di Roma, menyamakan kedudukan head-to-head mereka menjadi 2-2.
Kemenangan ini juga membuat Paolini membawa pulang hadiah 14 miliar.
Untuk pertama kalinya dalam empat dekade, Internazionali BNL d'Italia memiliki juara tunggal putri asal Italia, berkat penampilan gemilang Jasmine Paolini yang memukau penonton di Roma sekaligus meraih gelar bersejarah ini.
Dengan disaksikan Presiden Italia Sergio Mattarella, Paolini yang merupakan unggulan keenam mengalahkan petenis Amerika Serikat Coco Gauff (unggulan keempat) dengan skor 6-4, 6-2 dalam final yang digelar di Campo Centrale pada Sabtu.
Paolini menjadi wanita pertama yang menang di ajang terbesar negaranya sejak Raffaella Reggi pada 1985, atau 40 tahun lalu. Reggi saat itu meraih gelar ketika turnamen digelar di Taranto, artinya Paolini adalah wanita pertama yang menjuarai Internazionali BNL d'Italia di ibu kota Italia, Roma, selama Era Terbuka (sejak 1968).
Fakta singkat: Dalam pertarungan antara dua petenis Top 5 ini, Paolini hanya membutuhkan 1 jam 29 menit untuk mengalahkan Gauff dan meraih gelar WTA 1000 keduanya setelah Dubai 2024. Ini sekaligus gelar tunggal WTA ketiga sepanjang kariernya—dan yang pertama di lapangan tanah liat.
Gauff sempat memenangkan dua pertemuan pertama mereka, tapi saat itu di lapangan keras. Kini Paolini mulai mendominasi rivalitas mereka di tanah liat. Bulan lalu di Stuttgart, Paolini pertama kali mengalahkan Gauff di tanah liat dalam ruangan, dan kini dia mengulangi kemenangan tersebut di Roma, menyamakan kedudukan head-to-head mereka menjadi 2-2.