Bareskrim Akhiri Polemik Ijazah Jokowi, Ini Temuan Lengkapnya
Tim langit 7
Kamis, 22 Mei 2025 - 16:37 WIB
Bareskrim Akhiri Polemik Ijazah Jokowi, Ini Temuan Lengkapnya
LANGIT7.ID–Jakarta; Penyelidikan dugaan ijazah palsu Presiden Joko Widodo akhirnya resmi dihentikan oleh Bareskrim Polri. Keputusan itu diambil setelah penyidik menyatakan seluruh dokumen pendidikan milik Presiden ke-7 RI tersebut telah terverifikasi secara autentik melalui pengujian laboratorium forensik dan pemeriksaan puluhan saksi.
Hasil penyelidikan menunjukkan bahwa ijazah Jokowi, baik dari tingkat SMA hingga sarjana di Fakultas Kehutanan UGM, terbukti asli. Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, Brigjen Djuhandhani Rahardjo Puro, menegaskan bahwa tak ditemukan unsur tindak pidana dalam kasus ini. Hal ini disampaikan saat konferensi pers di Gedung Bareskrim, Kamis (22/5/2025).
Baca juga:Tuntas! Bareskrim Pastikan Ijazah Jokowi dari UGM Asli
Menurut Djuhandhani, pengujian dokumen pendidikan Jokowi dilakukan secara laboratoris menggunakan pembanding dari alumni seangkatan. Hasilnya, semua elemen dari kertas, teknik cetak, hingga tinta tanda tangan dekan dan rektor menunjukkan kesesuaian identik dengan ijazah milik tiga rekan seangkatan Jokowi.
“Pengaman kertas, teknik cetak, tinta tulisan tangan, cap stempel, dan tinta tanda tangan milik dekan dan rektor menunjukkan bahwa antara bukti dan pembanding berasal dari satu produk yang sama,” jelas Djuhandhani.
Dalam proses penyelidikan, polisi mengumpulkan 51 dokumen pendukung dari Fakultas Kehutanan UGM serta dokumen pendidikan dari SMA 6 Surakarta. Keseluruhan berkas itu juga dibandingkan dengan dokumen dari para alumni sebagai penguat keaslian.
Tak hanya itu, penyidik turut memeriksa 39 saksi, termasuk empat di antaranya berasal dari pelapor, Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA). Namun, tokoh sentral pelapor, Eggi Sudjana, disebut dua kali tidak hadir meskipun telah diundang untuk memberi keterangan.
Hasil penyelidikan menunjukkan bahwa ijazah Jokowi, baik dari tingkat SMA hingga sarjana di Fakultas Kehutanan UGM, terbukti asli. Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, Brigjen Djuhandhani Rahardjo Puro, menegaskan bahwa tak ditemukan unsur tindak pidana dalam kasus ini. Hal ini disampaikan saat konferensi pers di Gedung Bareskrim, Kamis (22/5/2025).
Baca juga:Tuntas! Bareskrim Pastikan Ijazah Jokowi dari UGM Asli
Menurut Djuhandhani, pengujian dokumen pendidikan Jokowi dilakukan secara laboratoris menggunakan pembanding dari alumni seangkatan. Hasilnya, semua elemen dari kertas, teknik cetak, hingga tinta tanda tangan dekan dan rektor menunjukkan kesesuaian identik dengan ijazah milik tiga rekan seangkatan Jokowi.
“Pengaman kertas, teknik cetak, tinta tulisan tangan, cap stempel, dan tinta tanda tangan milik dekan dan rektor menunjukkan bahwa antara bukti dan pembanding berasal dari satu produk yang sama,” jelas Djuhandhani.
Dalam proses penyelidikan, polisi mengumpulkan 51 dokumen pendukung dari Fakultas Kehutanan UGM serta dokumen pendidikan dari SMA 6 Surakarta. Keseluruhan berkas itu juga dibandingkan dengan dokumen dari para alumni sebagai penguat keaslian.
Tak hanya itu, penyidik turut memeriksa 39 saksi, termasuk empat di antaranya berasal dari pelapor, Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA). Namun, tokoh sentral pelapor, Eggi Sudjana, disebut dua kali tidak hadir meskipun telah diundang untuk memberi keterangan.