Pernyataan Modantara Menyikapi Tuntutan Ribuan Pengemudi Ojol
Tim langit 7
Ahad, 25 Mei 2025 - 05:02 WIB
ilustrasi
Aksi mitra pengemudi ojek online (ojol) beberapa waktu lalu menjadi pengingat bahwa sektor mobilitas dan pengantaran digital adalah bagian vital dari kehidupan masyarakat modern.
Namun aksi penyampaian aspirasi tersebut meninggalkan beberapa catatan. Salah satunya mengenai wacana pemaksaan komisi 10% dan reklasifikasi mitra menjadi pegawai tetap.
Wacana ini bukan hanya berisiko, namun bisa menghentikan denyut ekonomi digital Indonesia.
Menyikapi hal ini, Modantara (mobilitas dan pengantaran digital Indonesia) menegaskan posisi industri secara lugas, adil, dan berbasis kepentingan jangka panjang.
“Kami memahami keresahan mitra, namun solusi harus berpijak pada realitas ekonomi, bukan sekadar wacana politik,” ujar Direktur Eksekutif Modantara, Agung Yudha.
“Ekosistem ini terbukti jadi bantalan sosial saat krisis, oleh karenanya kebijakan yang mengaturnya harus berpijak pada data dan mempertimbangan dampak jangka panjang,” tambahnya.
Menurutnya, komisi 10% bukan solusi universal. "Komisi tidak bisa diseragamkan seperti tarif parkir. Industri ini bergerak dinamis dan bertumbuh tanpa aturan yang kaku dan seragam,” terangnya.
Namun aksi penyampaian aspirasi tersebut meninggalkan beberapa catatan. Salah satunya mengenai wacana pemaksaan komisi 10% dan reklasifikasi mitra menjadi pegawai tetap.
Wacana ini bukan hanya berisiko, namun bisa menghentikan denyut ekonomi digital Indonesia.
Menyikapi hal ini, Modantara (mobilitas dan pengantaran digital Indonesia) menegaskan posisi industri secara lugas, adil, dan berbasis kepentingan jangka panjang.
“Kami memahami keresahan mitra, namun solusi harus berpijak pada realitas ekonomi, bukan sekadar wacana politik,” ujar Direktur Eksekutif Modantara, Agung Yudha.
“Ekosistem ini terbukti jadi bantalan sosial saat krisis, oleh karenanya kebijakan yang mengaturnya harus berpijak pada data dan mempertimbangan dampak jangka panjang,” tambahnya.
Menurutnya, komisi 10% bukan solusi universal. "Komisi tidak bisa diseragamkan seperti tarif parkir. Industri ini bergerak dinamis dan bertumbuh tanpa aturan yang kaku dan seragam,” terangnya.