Pasca Raih Gelar WTA 500 Strasbourg, Si Cantik Elena Rybakina Fokus Kerja Keras Rebut Grand Slam Roland Garros
Sururi al faruq
Ahad, 25 Mei 2025 - 13:26 WIB
Pasca Raih Gelar WTA 500 Strasbourg, Si Cantik Elena Rybakina Fokus Kerja Keras Rebut Grand Slam Roland Garros
LANGIT7.ID-Paris; Apa komen Petenis unggulan ke-4, Si Cantik Elena Rybakina setelah sukses merebut gelar Strasbourg Open dengan mengalahkan petenis unggulan ke-8 Liudmila Samsonova 6-1, 6-7(2), 6-1 di final WTA 500 Internationaux de Strasbourg, Prancis, pada Sabtu?
"Aku sangat senang dengan pekan ini, dengan cara aku bermain di setiap pertandingan," kata Rybakina usai laga. "Tidak mudah, tapi aku merasa berada di jalur yang benar, bermain lebih baik dari match ke match."
Sebelum turnamen ini, juara Wimbledon 2022 itu terakhir mencapai final pada April 2024 saat menjuarai Porsche Tennis Grand Prix di lapangan tanah liat. Kini, pemain peringkat 12 dunia itu kembali ke puncak dengan mengalahkan Samsonova (peringkat 19) dalam final yang berlangsung 2 jam 13 menit. Gelar ini menjadi gelar WTA tunggal ke-9 Rybakina, dengan empat di antaranya diraih di tanah liat.
Rybakina, yang dikenal sebagai pemimpin ace di musim-musim sebelumnya, mencetak 16 ace di final, termasuk satu ace untuk mengunci gelar.
Persiapan Menuju Roland Garros
Kemenangan ini menjadi modal bagus bagi Rybakina menjelang Grand Slam kedua tahun ini, French Open di Roland Garros. Di Paris, ia akan menghadapi petenis kualifikasi Argentina Julia Riera di babak pertama.
"Terlepas dari hasil hari ini, aku menghadapi lawan-lawan tangguh pekan ini," ujar Rybakina. "Sekarang aku merasa lebih percaya diri menuju Paris dan berharap bisa tampil sebaik, atau bahkan lebih baik, dari sini."
"Aku sangat senang dengan pekan ini, dengan cara aku bermain di setiap pertandingan," kata Rybakina usai laga. "Tidak mudah, tapi aku merasa berada di jalur yang benar, bermain lebih baik dari match ke match."
Sebelum turnamen ini, juara Wimbledon 2022 itu terakhir mencapai final pada April 2024 saat menjuarai Porsche Tennis Grand Prix di lapangan tanah liat. Kini, pemain peringkat 12 dunia itu kembali ke puncak dengan mengalahkan Samsonova (peringkat 19) dalam final yang berlangsung 2 jam 13 menit. Gelar ini menjadi gelar WTA tunggal ke-9 Rybakina, dengan empat di antaranya diraih di tanah liat.
Rybakina, yang dikenal sebagai pemimpin ace di musim-musim sebelumnya, mencetak 16 ace di final, termasuk satu ace untuk mengunci gelar.
Persiapan Menuju Roland Garros
Kemenangan ini menjadi modal bagus bagi Rybakina menjelang Grand Slam kedua tahun ini, French Open di Roland Garros. Di Paris, ia akan menghadapi petenis kualifikasi Argentina Julia Riera di babak pertama.
"Terlepas dari hasil hari ini, aku menghadapi lawan-lawan tangguh pekan ini," ujar Rybakina. "Sekarang aku merasa lebih percaya diri menuju Paris dan berharap bisa tampil sebaik, atau bahkan lebih baik, dari sini."