Studi Ungkap Penggunaan Gadget Betlebihan Bisa Pengaruhi Otak Anak
Fajar adhitya
Selasa, 03 Juni 2025 - 20:18 WIB
Foto: Freepik.com
LANGIT7.ID-Jakarta; Memberikan anak ponsel atau tablet untuk bermain saat orang tua sedang sibuk mungkin terdengar seperti solusi cepat yang dapat membantu menjaga anak tetap tenang.
Namun, penggunaan layar yang berlebihan ternyata ada kaitan signifikan dengan tumbuh kembang anak. Dalam kehidupan modern saat ini, teknologi memang tak bisa dihindari, tetapi jika tidak diawasi dengan baik, waktu yang dihabiskan anak di depan layar bisa memberikan efek negatif yang tak terduga, menurut penelitian National Institutes of Health.
Penelitian ini menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara durasiscreen timedengan perkembangan otak anak. Temuan ini menjelaskan bahwa paparan layar yang terlalu lama, terutama pada usia dini dapat mempengaruhi berbagai aspek perkembangan, mulai dari kemampuan kognitif, bahasa, hingga keterampilan sosial. Berikut adalah penjelasannya:
1. Paparan layar berlebihan mempengaruhi perkembangan otak anak
Penelitian oleh National Institutes of Health menunjukkan bahwa anak-anak yang menghabiskan lebih dari tujuh jam sehari dengan ponsel, tablet, dan video game mengalami perbedaan signifikan dalam perkembangan otak mereka.
Pemindaian menggunakan MRI mengungkapkan adanya penipisan korteks yang lebih cepat dibandingkan anak-anak dengan durasi screen time yang lebih rendah. Korteks merupakan lapisan luar otak yang berperan dalam pemrosesan informasi sensorik, pengambilan keputusan, serta fungsi kognitif lainnya.
2. Screen time lebih dari dua jam menurunkan kemampuan kognitif dan bahasa
Namun, penggunaan layar yang berlebihan ternyata ada kaitan signifikan dengan tumbuh kembang anak. Dalam kehidupan modern saat ini, teknologi memang tak bisa dihindari, tetapi jika tidak diawasi dengan baik, waktu yang dihabiskan anak di depan layar bisa memberikan efek negatif yang tak terduga, menurut penelitian National Institutes of Health.
Penelitian ini menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara durasiscreen timedengan perkembangan otak anak. Temuan ini menjelaskan bahwa paparan layar yang terlalu lama, terutama pada usia dini dapat mempengaruhi berbagai aspek perkembangan, mulai dari kemampuan kognitif, bahasa, hingga keterampilan sosial. Berikut adalah penjelasannya:
1. Paparan layar berlebihan mempengaruhi perkembangan otak anak
Penelitian oleh National Institutes of Health menunjukkan bahwa anak-anak yang menghabiskan lebih dari tujuh jam sehari dengan ponsel, tablet, dan video game mengalami perbedaan signifikan dalam perkembangan otak mereka.
Pemindaian menggunakan MRI mengungkapkan adanya penipisan korteks yang lebih cepat dibandingkan anak-anak dengan durasi screen time yang lebih rendah. Korteks merupakan lapisan luar otak yang berperan dalam pemrosesan informasi sensorik, pengambilan keputusan, serta fungsi kognitif lainnya.
2. Screen time lebih dari dua jam menurunkan kemampuan kognitif dan bahasa