Perkuat Ekosistem Content Creator, Bank Saku Gelar Roadshow “Solopreneur Academy 2025” di Surabaya
Tim langit 7
Rabu, 04 Juni 2025 - 20:07 WIB
Bank Saqu bersama dengan Ideafriends, bagian dari Ideafest (Samara Group) memulai rangkaian roadshow program pelatihan dan mentoring Solopreneur Academy 2025 di Surabaya.
Bank Saqu, layanan perbankan dari Astra Financial dan WeLab, bersama dengan Ideafriends, bagian dari Ideafest (Samara Group) memulai rangkaian roadshow program pelatihan dan mentoring Solopreneur Academy 2025 di Surabaya.
Kota Pahlawan ini dipilih sebagai titik awal untuk memperkuat ekosistem Content Creator yang terus tumbuh pesat, sekaligus membekali para solopreneur dengan pengetahuan dan jaringan untuk membangun bisnis kreatif yang otentik dan berdampak.
Program ini mempertemukan para Content Creator yang juga merupakan solopreneur atau pelaku mandiri dengan praktisi industri, local heroes, dan alumni program Solopreneur Academy 2024. Diskusi ini menjadi wadah inspiratif dan reflektif bagi para Content Creator yang tak hanya berkarya, tetapi juga membangun ekosistem usaha mandiri berbasis ide, komunitas, dan narasi personal.
Hal ini sejalan dengan peran strategis sektor ekonomi kreatif di Indonesia. Saat ini, sektor ekonomi kreatif menyumbang sekitar 8,14% tenaga kerja nasional—atau sekitar 1–2,5 juta orang dalam empat tahun terakhir—dengan mayoritas pelaku usaha di bawah usia 40 tahun.
Secara khusus, Jawa Timur menempati posisi kedua sebagai kontributor terbesar industri kreatif nasional dengan jumlah 20,85% yang merupakan pelaku kreatif berkemampuan tinggi, atau lebih tinggi dibandingkan persentase nasional sebesar 14%.
Baca juga:Menteri Ekraf Dorong Kreator Konten Ciptakan Peluang bagi Jobseeker
Dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN), Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif juga menargetkan kontribusi sektor ekraf mencapai 8,37% dari PDB nasional dalam lima tahun ke depan, berpotensi jadi salah satu mesin pertumbuhan ekonomi.
Kota Pahlawan ini dipilih sebagai titik awal untuk memperkuat ekosistem Content Creator yang terus tumbuh pesat, sekaligus membekali para solopreneur dengan pengetahuan dan jaringan untuk membangun bisnis kreatif yang otentik dan berdampak.
Program ini mempertemukan para Content Creator yang juga merupakan solopreneur atau pelaku mandiri dengan praktisi industri, local heroes, dan alumni program Solopreneur Academy 2024. Diskusi ini menjadi wadah inspiratif dan reflektif bagi para Content Creator yang tak hanya berkarya, tetapi juga membangun ekosistem usaha mandiri berbasis ide, komunitas, dan narasi personal.
Hal ini sejalan dengan peran strategis sektor ekonomi kreatif di Indonesia. Saat ini, sektor ekonomi kreatif menyumbang sekitar 8,14% tenaga kerja nasional—atau sekitar 1–2,5 juta orang dalam empat tahun terakhir—dengan mayoritas pelaku usaha di bawah usia 40 tahun.
Secara khusus, Jawa Timur menempati posisi kedua sebagai kontributor terbesar industri kreatif nasional dengan jumlah 20,85% yang merupakan pelaku kreatif berkemampuan tinggi, atau lebih tinggi dibandingkan persentase nasional sebesar 14%.
Baca juga:Menteri Ekraf Dorong Kreator Konten Ciptakan Peluang bagi Jobseeker
Dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN), Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif juga menargetkan kontribusi sektor ekraf mencapai 8,37% dari PDB nasional dalam lima tahun ke depan, berpotensi jadi salah satu mesin pertumbuhan ekonomi.