home masjid

Membaca Kristen dari Madinah Menurut Montgomery Watt

Rabu, 11 Juni 2025 - 16:00 WIB
William Montgomery Watt. Foto: AP
LANGIT7.ID-Pada tahun 1953, seorang teolog asal Skotlandia menyatakan keyakinannya: “Al-Qur’an bukan ciptaan Muhammad, melainkan datang dari luar dirinya.” Nama pria itu William Montgomery Watt. Sejak saat itu, hingga menjelang akhir hayatnya, Watt konsisten mengkaji relasi Islam dan Kristen, dua agama besar yang lahir dari akar wahyu yang sama namun tumbuh dalam medan sejarah yang saling silang.

Dalam bukunya yang diterjemahkan ke Bahasa Indonesia dengan judul Titik Temu Islam dan Kristen: Persepsi dan Salah Persepsi (Gaya Media Pratama, 1996), Watt mengungkapkan bahwa persepsi Al-Qur’an terhadap Kristen sering kali dianggap kurang memadai. Bahkan, dalam beberapa kasus, keliru. Namun bagi Watt, itu bukan cela teologis yang harus ditutup-tutupi, melainkan potongan dari realitas historis yang harus ditafsirkan ulang dengan nalar modern.

“Al-Qur’an berbicara kepada bangsa Arab abad ketujuh, dengan bahasa, nilai, dan horizon pemikiran mereka,” tulis Watt. Karena itu, kata-kata seperti yujiru—yang berarti ‘melindungi dengan baik hati’—tidak akan bisa dimaknai secara utuh oleh pembaca Barat tanpa pemahaman akan tradisi perlindungan dalam masyarakat Arab purba.

Baca juga: Montgomery Watt : Ayat-Ayat Al-Qur’an Amat Bersahabat tentang Umat Nasrani

Latar dan Bahasa sebagai Lensa Wahyu

Watt membangun gagasan bahwa wahyu tak bisa dilepaskan dari konteks sosial dan linguistik nabi yang menerimanya. Dalam hal ini, Nabi Muhammad menyampaikan risalah dalam kerangka dunia Arab Hijaz. “Wahyu dikondisikan oleh bahasa dan cara berpikir nabi dan kaumnya,” ujar Watt.

Di sinilah, menurutnya, letak persoalan persepsi terhadap umat Kristen dalam Al-Qur’an. Ia tidak menyangkal bahwa terdapat kritik tajam dalam kitab suci Islam terhadap ajaran Kristen. Namun ia juga menyebut bahwa sebagian besar penafsiran kritis terhadap Injil dan Taurat baru dikembangkan oleh ulama setelah wafatnya Nabi Muhammad.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya