BCA Syariah Danai Air Bersih Aceh, Nilai mencapai Rp318 Miliar
Tim langit 7
Selasa, 17 Juni 2025 - 13:32 WIB
BCA Syariah Danai Air Bersih Aceh, Nilai mencapai Rp318 Miliar
LANGIT7.ID–Jakarta;PT Bank BCA Syariah (BCA Syariah) menunjukkan peran aktif dalam mendukung pembangunan berkelanjutan melalui pembiayaan proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Lhokseumawe, Aceh. Proyek ini tidak hanya menyasar pelayanan publik, tetapi juga menjadi solusi inovatif dalam pengelolaan air yang ramah lingkungan, efisien, dan berkelanjutan.
Dengan menghadirkan sistem air siap minum langsung dari keran, proyek ini ditargetkan mampu menjangkau ribuan rumah tangga di empat kecamatan: Muara Satu, Muara Dua, Blang Mangat, dan Banda Sakti. Selain meningkatkan kualitas hidup masyarakat, kehadiran SPAM Lhokseumawe juga bertujuan mengurangi ketergantungan terhadap air tanah—salah satu faktor utama penyebab intrusi air laut dan kerusakan ekosistem.
Sumber air baku berasal dari Cot Trieng, dan lebih dari 27 kilometer pipa utama telah terpasang. Pembangunan infrastruktur ini juga dilengkapi dengan proses uji tekanan (hydrotest), pengerasan ulang jalan, serta penerapan standar keselamatan kerja untuk memastikan operasional yang aman dan andal dalam jangka panjang.
Direktur Utama PT Toya Perdana Lhokseumawe, Cipta Ciputra Harun, menyatakan bahwa kolaborasi ini merupakan titik awal untuk mendukung kesejahteraan masyarakat. “Proyek ini tidak hanya menyasar pelayanan publik, tetapi juga menjadi solusi inovatif dalam pengelolaan air yang ramah lingkungan, efisien, dan berkelanjutan,” kata Ciptadalam keterangannya, dikutip Selasa (17/6/2025).
BCA Syariah menyalurkan pembiayaan investasi senilai Rp318,298 miliar kepada PT Toya Perdana Lhokseumawe melalui akad musyarakah mutanaqisah (MMQ). Penandatanganan perjanjian pembiayaan berlangsung pada Senin di Ciputra World 1, Jakarta, dan dihadiri oleh manajemen dari kedua belah pihak.
“Penyaluran pembiayaan ini merupakan bagian dari komitmen BCA Syariah untuk terus mendukung pembangunan infrastruktur dasar yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Presiden Direktur BCA Syariah Yuli Melati Suryaningrum.
Yuli juga menegaskan bahwa air bersih yang aman dikonsumsi merupakan fondasi penting dalam menciptakan kehidupan yang sehat, produktif, dan berkelanjutan.
Dengan menghadirkan sistem air siap minum langsung dari keran, proyek ini ditargetkan mampu menjangkau ribuan rumah tangga di empat kecamatan: Muara Satu, Muara Dua, Blang Mangat, dan Banda Sakti. Selain meningkatkan kualitas hidup masyarakat, kehadiran SPAM Lhokseumawe juga bertujuan mengurangi ketergantungan terhadap air tanah—salah satu faktor utama penyebab intrusi air laut dan kerusakan ekosistem.
Sumber air baku berasal dari Cot Trieng, dan lebih dari 27 kilometer pipa utama telah terpasang. Pembangunan infrastruktur ini juga dilengkapi dengan proses uji tekanan (hydrotest), pengerasan ulang jalan, serta penerapan standar keselamatan kerja untuk memastikan operasional yang aman dan andal dalam jangka panjang.
Direktur Utama PT Toya Perdana Lhokseumawe, Cipta Ciputra Harun, menyatakan bahwa kolaborasi ini merupakan titik awal untuk mendukung kesejahteraan masyarakat. “Proyek ini tidak hanya menyasar pelayanan publik, tetapi juga menjadi solusi inovatif dalam pengelolaan air yang ramah lingkungan, efisien, dan berkelanjutan,” kata Ciptadalam keterangannya, dikutip Selasa (17/6/2025).
BCA Syariah menyalurkan pembiayaan investasi senilai Rp318,298 miliar kepada PT Toya Perdana Lhokseumawe melalui akad musyarakah mutanaqisah (MMQ). Penandatanganan perjanjian pembiayaan berlangsung pada Senin di Ciputra World 1, Jakarta, dan dihadiri oleh manajemen dari kedua belah pihak.
“Penyaluran pembiayaan ini merupakan bagian dari komitmen BCA Syariah untuk terus mendukung pembangunan infrastruktur dasar yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Presiden Direktur BCA Syariah Yuli Melati Suryaningrum.
Yuli juga menegaskan bahwa air bersih yang aman dikonsumsi merupakan fondasi penting dalam menciptakan kehidupan yang sehat, produktif, dan berkelanjutan.