Indonesia Menetapkan Target Pariwisata Baru yang Ambisius: Bali sebagai Gerbang Menuju Tempat Tempat Baru
Tim langit 7
Kamis, 19 Juni 2025 - 07:30 WIB
Indonesia Menetapkan Target Pariwisata Baru yang Ambisius: Bali sebagai Gerbang Menuju Tempat Tempat Baru
LANGIT7.ID-Bali; Menteri Pariwisata Indonesia, Widiyanti Putri Wardhana, telah mengumumkan visinya untuk menghubungkan industri pariwisata Indonesia dengan dunia.
Bali, sebagai destinasi pariwisata unggulan Indonesia, mungkin merupakan salah satu tempat wisata paling terkenal di dunia. Namun kini, Menteri Wardhana ingin pulau ini menjadi gerbang menuju kepulauan Indonesia.
Berbicara di Bali and Beyond Travel Exhibition (BBTF) di Nusa Dua pekan lalu, Menteri Wardhana mengatakan kepada wartawan, "BBTF adalah gerbang kami untuk menginspirasi para pelancong, menghubungkan Bali dengan berbagai destinasi di seluruh Indonesia, dan memperkenalkan keberagaman kita kepada seluruh dunia."
Menteri Pariwisata menekankan perlunya memamerkan lebih banyak destinasi pariwisata Indonesia kepada dunia, termasuk area-area yang kurang dikunjungi di Bali yang selalu populer.
Ia menyerukan lebih banyak fokus untuk mempromosikan destinasi wisata baru Bali seperti Jembrana dan Buleleng, serta Banyuwangi di Jawa Timur.
Menteri Wardhana berbicara tentang mempromosikan sepuluh destinasi pariwisata prioritas dan tiga destinasi pariwisata regional. Lima 'destinasi super prioritas' Indonesia, yang juga dikenal sebagai lima Bali baru, kini diperluas dengan menambahkan lima destinasi baru untuk dijelajahi wisatawan domestik dan internasional.
Destinasi-destinasi tersebut adalah Borobudur di Jawa Tengah, Mandalika di Lombok, Labuan Bajo-Taman Nasional Komodo di Kepulauan Flores, Bromo-Tengger-Semeru di Jawa Timur, Kepulauan Seribu di Provinsi Jakarta, Danau Toba di Sumatera Utara, Wakatobi di Sulawesi Tenggara, Tanjung Lesung di Banten, Morotai di Maluku Utara, dan Tanjung Kelayang di Belitung.
Bali, sebagai destinasi pariwisata unggulan Indonesia, mungkin merupakan salah satu tempat wisata paling terkenal di dunia. Namun kini, Menteri Wardhana ingin pulau ini menjadi gerbang menuju kepulauan Indonesia.
Berbicara di Bali and Beyond Travel Exhibition (BBTF) di Nusa Dua pekan lalu, Menteri Wardhana mengatakan kepada wartawan, "BBTF adalah gerbang kami untuk menginspirasi para pelancong, menghubungkan Bali dengan berbagai destinasi di seluruh Indonesia, dan memperkenalkan keberagaman kita kepada seluruh dunia."
Menteri Pariwisata menekankan perlunya memamerkan lebih banyak destinasi pariwisata Indonesia kepada dunia, termasuk area-area yang kurang dikunjungi di Bali yang selalu populer.
Ia menyerukan lebih banyak fokus untuk mempromosikan destinasi wisata baru Bali seperti Jembrana dan Buleleng, serta Banyuwangi di Jawa Timur.
Menteri Wardhana berbicara tentang mempromosikan sepuluh destinasi pariwisata prioritas dan tiga destinasi pariwisata regional. Lima 'destinasi super prioritas' Indonesia, yang juga dikenal sebagai lima Bali baru, kini diperluas dengan menambahkan lima destinasi baru untuk dijelajahi wisatawan domestik dan internasional.
Destinasi-destinasi tersebut adalah Borobudur di Jawa Tengah, Mandalika di Lombok, Labuan Bajo-Taman Nasional Komodo di Kepulauan Flores, Bromo-Tengger-Semeru di Jawa Timur, Kepulauan Seribu di Provinsi Jakarta, Danau Toba di Sumatera Utara, Wakatobi di Sulawesi Tenggara, Tanjung Lesung di Banten, Morotai di Maluku Utara, dan Tanjung Kelayang di Belitung.