Kemenperin Sebut Ekspor Produk Kayu Tembus 3,23 Miliar USD
Tim langit 7
Jum'at, 20 Juni 2025 - 18:10 WIB
ilustrasi
Nilai ekspor produk kayu di Indonesia mencapai 3,23 miliar USD hingga Maret 2025. Hal itu dikatakan Direktur Direktorat Jenderal Industri Agro Kementerian Perindustrian (Kemenperin), Putu Juli Ardika saat membuka pameran Indonesia Forestry and Woodworking Machinery Expo (Indowood Expo) 2025 di Grand City Hall, Kota Surabaya, Kamis (19 Juni 2025)
Menurutnya, besarnya nilai ekspor itu karena Indonesia merupakan 10 besar negara di dunia dengan areal hutan terluas sehingga menyimpan banyak bahan baku perkayuan. Selain itu, kolaborasi kuat antar pelaku usaha serta pemerintah dalam mendukung pertumbuhan industri manufaktur juga menjadi faktor utama.
"Kami terus mendukung dan mendorong para pelaku usaha untuk mengembangkan kegiatan usahanya, baik untuk memenuhi pasar dalam negeri maupun ekspor. Indonesia memiliki potensi ekspor yang sangat besar, dan untuk itu kami menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan Indowood Expo 2025," terangnya.
Kinerja ekspor produk kayu Indonesia, sambungnya, menunjukkan tren positif di awal 2025. Kemudian Indeks Kepercayaan Industri (IKI) pada bulan Mei 2025 juga turut mengalami kenaikan mencapai 52,11.
Baca juga:Indowood Expo 2025 di Surabaya Hadirkan Inovasi Perkayuan dan Teknologi Terkini
Putu memaparkan, meskipun mengalami penanjakan, upaya berkelanjutan untuk mempertahankan dan meningkatkan kinerja ekspor tetap perlu disiapkan sejak dini. Salah satu dengan menggelar Indowood Expo 2025.
"Pameran sebagai platform strategis untuk mendukung pertumbuhan industri kayu di Indonesia," tandasnya.
Menurutnya, besarnya nilai ekspor itu karena Indonesia merupakan 10 besar negara di dunia dengan areal hutan terluas sehingga menyimpan banyak bahan baku perkayuan. Selain itu, kolaborasi kuat antar pelaku usaha serta pemerintah dalam mendukung pertumbuhan industri manufaktur juga menjadi faktor utama.
"Kami terus mendukung dan mendorong para pelaku usaha untuk mengembangkan kegiatan usahanya, baik untuk memenuhi pasar dalam negeri maupun ekspor. Indonesia memiliki potensi ekspor yang sangat besar, dan untuk itu kami menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan Indowood Expo 2025," terangnya.
Kinerja ekspor produk kayu Indonesia, sambungnya, menunjukkan tren positif di awal 2025. Kemudian Indeks Kepercayaan Industri (IKI) pada bulan Mei 2025 juga turut mengalami kenaikan mencapai 52,11.
Baca juga:Indowood Expo 2025 di Surabaya Hadirkan Inovasi Perkayuan dan Teknologi Terkini
Putu memaparkan, meskipun mengalami penanjakan, upaya berkelanjutan untuk mempertahankan dan meningkatkan kinerja ekspor tetap perlu disiapkan sejak dini. Salah satu dengan menggelar Indowood Expo 2025.
"Pameran sebagai platform strategis untuk mendukung pertumbuhan industri kayu di Indonesia," tandasnya.