Trump Desak Israel dan Hamas Segera Berdamai: “Buat Kesepakatan di Gaza!”
Nabil
Senin, 30 Juni 2025 - 07:28 WIB
Trump Desak Israel dan Hamas Segera Berdamai: Buat Kesepakatan di Gaza!
LANGIT7.ID-Jakarta;Presiden AS Donald Trump pada Minggu (waktu setempat) kembali menyerukan tercapainya kesepakatan gencatan senjata di Gaza. Ia mendesak agar konflik yang sudah berlangsung selama 20 bulan itu segera dihentikan, apalagi kedua pihak disebut-sebut makin dekat ke arah kesepakatan.
Seorang pejabat Israel mengatakan bahwa sedang disiapkan rencana kunjungan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu ke Washington dalam beberapa minggu ke depan. Ini disebut sebagai sinyal adanya perkembangan menuju kesepakatan baru. Namun, sang pejabat menolak membahas tujuan kunjungan tersebut dan berbicara secara anonim karena rencana itu belum final.
“Segera buat kesepakatan di Gaza. Bebaskan para sandera!” tulis Trump lewat platform media sosial miliknya, Truth Social, di sela-sela unggahan lain soal RUU pemotongan pajak dan anggaran yang tengah dibahas di Senat.
Trump sendiri sempat memunculkan harapan pada Jumat lalu dengan mengatakan bahwa gencatan senjata bisa saja tercapai dalam satu minggu ke depan. Saat ditanya oleh wartawan, ia menjawab, “Kami sedang berupaya menyelesaikan masalah Gaza.”
Selama ini Trump memang rutin menyerukan agar perang antara Israel dan Hamas segera dihentikan. Meski sempat ada gencatan senjata selama delapan minggu tak lama setelah Trump menjabat awal tahun ini, upaya-upaya berikutnya untuk mencapai kesepakatan baru selalu berujung gagal.
Pekan ini, penasihat utama Netanyahu sekaligus Menteri Urusan Strategis Israel, Ron Dermer, dijadwalkan terbang ke Washington untuk membahas isu gencatan senjata.
Gaza bukan satu-satunya isu Timur Tengah yang disentuh Trump akhir pekan kemarin. Sabtu malam, dia kembali melontarkan kritik tajam soal proses hukum terhadap Netanyahu. Ia menyebut sidang korupsi yang dijalani sang perdana menteri sebagai “perburuan politik” yang mirip dengan kasus hukum yang menimpa dirinya di AS.
Seorang pejabat Israel mengatakan bahwa sedang disiapkan rencana kunjungan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu ke Washington dalam beberapa minggu ke depan. Ini disebut sebagai sinyal adanya perkembangan menuju kesepakatan baru. Namun, sang pejabat menolak membahas tujuan kunjungan tersebut dan berbicara secara anonim karena rencana itu belum final.
“Segera buat kesepakatan di Gaza. Bebaskan para sandera!” tulis Trump lewat platform media sosial miliknya, Truth Social, di sela-sela unggahan lain soal RUU pemotongan pajak dan anggaran yang tengah dibahas di Senat.
Trump sendiri sempat memunculkan harapan pada Jumat lalu dengan mengatakan bahwa gencatan senjata bisa saja tercapai dalam satu minggu ke depan. Saat ditanya oleh wartawan, ia menjawab, “Kami sedang berupaya menyelesaikan masalah Gaza.”
Selama ini Trump memang rutin menyerukan agar perang antara Israel dan Hamas segera dihentikan. Meski sempat ada gencatan senjata selama delapan minggu tak lama setelah Trump menjabat awal tahun ini, upaya-upaya berikutnya untuk mencapai kesepakatan baru selalu berujung gagal.
Pekan ini, penasihat utama Netanyahu sekaligus Menteri Urusan Strategis Israel, Ron Dermer, dijadwalkan terbang ke Washington untuk membahas isu gencatan senjata.
Gaza bukan satu-satunya isu Timur Tengah yang disentuh Trump akhir pekan kemarin. Sabtu malam, dia kembali melontarkan kritik tajam soal proses hukum terhadap Netanyahu. Ia menyebut sidang korupsi yang dijalani sang perdana menteri sebagai “perburuan politik” yang mirip dengan kasus hukum yang menimpa dirinya di AS.