Ini Kunci Sederhana Penuntasan Kemiskinan Ekstrem
Mahmuda attar hussein
Sabtu, 02 Oktober 2021 - 17:30 WIB
Menteri Desa, PDTT Abdul Halim Iskandar saat jumpa warga Kuningan. Foto: Kemendes
Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar bersama Nyai Lilik Umi Nashriyah meresmikan Graha Ahmad Bagdja di Desa Pajawan Kidul, Kuningan, Jawa Barat, Jumat (1/10/2021).
Dal peresmian itu, Halim Iskandar bertemu dengan sejumlah Kepala Desa atau yang disebut Kuwu, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Pendamping Desa dan organisasi masyarakat (ormas).
Kepada para Kuwu, Halim Iskandar menegaskan jika desa merupakan Kunci pembangunan Indonesia karena desa bakal menopang pembangunan pada tingkatan diatasnya.
Olehnya, kata Doktor Honoris Causa dari UNY ini, Kementerian Desa PDTT sedang berupaya menuntaskan kemiskinan ekstrem menjadi nol persen pada tahun 2024.
"Kuncinya sederhana, kemiskinan ekstrem akan tuntas kalau dilakukan di desa," kata Halim Iskandar.
Baca juga:Ini Lima Strategi Kemendes PDTT Entaskan Kemiskinan Ekstrem di Papua
Karena, kata Mantan Ketua DPRD Jawa Timur, di desa itu datanya konkrit, riil dan tidak bisa dipalsukan.
Dal peresmian itu, Halim Iskandar bertemu dengan sejumlah Kepala Desa atau yang disebut Kuwu, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Pendamping Desa dan organisasi masyarakat (ormas).
Kepada para Kuwu, Halim Iskandar menegaskan jika desa merupakan Kunci pembangunan Indonesia karena desa bakal menopang pembangunan pada tingkatan diatasnya.
Olehnya, kata Doktor Honoris Causa dari UNY ini, Kementerian Desa PDTT sedang berupaya menuntaskan kemiskinan ekstrem menjadi nol persen pada tahun 2024.
"Kuncinya sederhana, kemiskinan ekstrem akan tuntas kalau dilakukan di desa," kata Halim Iskandar.
Baca juga:Ini Lima Strategi Kemendes PDTT Entaskan Kemiskinan Ekstrem di Papua
Karena, kata Mantan Ketua DPRD Jawa Timur, di desa itu datanya konkrit, riil dan tidak bisa dipalsukan.