Prabowo Subianto tegaskan rakyat Indonesia tak perlu lagi terjerat rentenir! Pemerintah siapkan pinjaman lunak dari kekuatan ekonomi nasional untuk membantu masyarakat keluar dari jerat utang dan kemiskinan. Simak strategi Prabowo dan janji negara bagi rakyat kecil.
Tragedi ini menjadi cermin buram yang memperlihatkan masih adanya kelemahan serius dalam kesadaran hukum masyarakat dan sistem perlindungan warga miskin.
Menag Nasaruddin Umar menegaskan besarnya potensi zakat dan ekosistem filantropi Islam (ZISWAF) untuk mengatasi kemiskinan global. Dalam ICONZ ke-9, ia mendorong tata kelola yang kuat, inovasi program pemberdayaan, serta kolaborasi lintas sektor agar zakat memberi dampak global dan kemanusiaan yang berkelanjutan.
Dalam ajaran Islam, kesejahteraan bukan privilese, tapi amanah. Bekerja, berbagi, dan menegakkan keadilan adalah perintah Tuhan untuk menjaga agar iman tak retak oleh lapar.
Al-Quran tak bicara kemiskinan dengan angka dan data, tapi dengan gerak dan nilai. Dalam tafsir Quraish Shihab, miskin bukan sekadar kurang hartamelainkan berhenti berusaha dan kehilangan arah moral.
Pengamat ekonomi KH Anwar Abbas ungkap data pengangguran 7,28 juta orang dan kemiskinan 23,85 juta jiwa. Menteri Keuangan Purbaya siapkan Rp200 triliun untuk percepat pertumbuhan ekonomi lewat dorongan investasi dan kredit perbankan.
Kikir bukan sekadar enggan memberi. Ia penyakit sosial yang merusak keadilan dan solidaritas. Dari hadis Nabi hingga teori ekonomi modern, sifat ini terbukti bisa menghancurkan peradaban.
Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar berkumpul dengan ratusan kiai dan ulama dalam Forum Silaturrahim Kiai dan Alim Ulama Nusantara
Muhammadiyah menggelar Sidang Tanwir 2024 di Kupang dengan tema Menghadirkan Kemakmuran Untuk Semua. Fokus utama adalah pengentasan kemiskinan yang masih mencapai 25 juta jiwa. Organisasi Islam terbesar ini mengajak pemerintahan Prabowo dan seluruh elemen masyarakat berkolaborasi mewujudkan kesejahteraan rakyat Indonesia.
Kemenag bergerak cepat atasi kemiskinan lewat zakat cerdas. Data Regsosek jadi andalan tepat sasaran. Baznas, Bappenas, dan BAPPEDA bersatu padu. Jawa Barat jadi pionir integrasi data mustahik. Zakat kini lebih akurat, efektif, dan berkeadilan. Harapan baru masyarakat miskin terbuka lebar. Indonesia optimis wujudkan pemerataan kesejahteraan melalui ZIS-DSKL terukur.