BSI Jadi Kunci Kebangkitan CV Hasanah Abadi Jaya Usai Diterpa Pandemi
Tim langit 7
Senin, 21 Juli 2025 - 14:43 WIB
BSI Jadi Kunci Kebangkitan CV Hasanah Abadi Jaya Usai Diterpa Pandemi
LANGIT7.ID–Jakarta;CV Hasanah Abadi Jaya, pelaku usaha konveksi asal Jatinegara, Jakarta Timur, menjadi salah satu UMKM yang berhasil kembali bangkit pascapandemi. Dukungan dan pendampingan dari PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (BSI) menjadi faktor penting dalam upaya pemulihan dan penguatan usaha mereka yang sempat terpukul akibat krisis ekonomi global.
Brand konveksi mereka, Alus Creation, merupakan hasil kerja sama dua sahabat, Maizil Ilham (37) dan Deni Indra (41), yang sudah berkecimpung di industri busana muslimah sejak 2016. Maizil, dengan latar belakang pengalaman produksi konveksi sejak 2012, melengkapi keahlian Deni dalam strategi pemasaran digital.
Kerja sama keduanya terjalin melalui hubungan keluarga. Deni merupakan kakak dari sahabat dekat Maizil. Setelah sepakat untuk menggabungkan kekuatan, usaha mereka melesat pesat pada 2018 hingga 2019. Dalam masa itu, mereka mampu menangani produksi hingga 10 merek pakaian berbeda, baik milik sendiri maupun jasa maklon.
“Kita kerja sama. Puncaknya itu kayaknya sekitar 2018-2019. Alhamdulillah penjualan kita bagus. Bisa sampai 10 brand produksi di sini,” tutur Deni mengenang masa kejayaan bisnis mereka, dalam keterangannya, Senin (21/7/2025).
Usaha yang bernaung di bawah CV Hasanah Abadi Jaya ini pernah memiliki kapasitas produksi hingga 15.000 potong pakaian per bulan. Penjualan online yang digencarkan pun berhasil mendongkrak keuntungan hingga 10 kali lipat. Semua keuntungan itu langsung diputar kembali untuk kebutuhan ekspansi usaha.
“Dan dengan keuntungan itu kita langsung investasi lagi, buat produksi lagi. Alhamdulillah terus diputar untuk berkembang. Ada peluang kita berkembang terus,” kata Maizil.
Namun pandemi Covid-19 pada 2020 mengubah segalanya. Produksi anjlok, dan usaha konveksi mereka turut terimbas. Hingga kini, pascapandemi, kapasitas produksi rata-rata hanya mencapai 4.000 potong per bulan.
Brand konveksi mereka, Alus Creation, merupakan hasil kerja sama dua sahabat, Maizil Ilham (37) dan Deni Indra (41), yang sudah berkecimpung di industri busana muslimah sejak 2016. Maizil, dengan latar belakang pengalaman produksi konveksi sejak 2012, melengkapi keahlian Deni dalam strategi pemasaran digital.
Kerja sama keduanya terjalin melalui hubungan keluarga. Deni merupakan kakak dari sahabat dekat Maizil. Setelah sepakat untuk menggabungkan kekuatan, usaha mereka melesat pesat pada 2018 hingga 2019. Dalam masa itu, mereka mampu menangani produksi hingga 10 merek pakaian berbeda, baik milik sendiri maupun jasa maklon.
“Kita kerja sama. Puncaknya itu kayaknya sekitar 2018-2019. Alhamdulillah penjualan kita bagus. Bisa sampai 10 brand produksi di sini,” tutur Deni mengenang masa kejayaan bisnis mereka, dalam keterangannya, Senin (21/7/2025).
Usaha yang bernaung di bawah CV Hasanah Abadi Jaya ini pernah memiliki kapasitas produksi hingga 15.000 potong pakaian per bulan. Penjualan online yang digencarkan pun berhasil mendongkrak keuntungan hingga 10 kali lipat. Semua keuntungan itu langsung diputar kembali untuk kebutuhan ekspansi usaha.
“Dan dengan keuntungan itu kita langsung investasi lagi, buat produksi lagi. Alhamdulillah terus diputar untuk berkembang. Ada peluang kita berkembang terus,” kata Maizil.
Namun pandemi Covid-19 pada 2020 mengubah segalanya. Produksi anjlok, dan usaha konveksi mereka turut terimbas. Hingga kini, pascapandemi, kapasitas produksi rata-rata hanya mencapai 4.000 potong per bulan.