home edukasi & pesantren

Ingin Belajar Islam Dibimbing Ustadz dan Ulama Kompeten? Klik di Cariustadz.id

Senin, 04 Oktober 2021 - 18:21 WIB
Lewat cariustadz.id, masyarakat bisa mengundang para dai kompeten bahkan ulama kondang seperti KH Ahmad Bahauddin Nursalim hingga Prof. Dr. Quraish Shihab (foto: cariustadz.id)
Belajar Islam adalah kewajiban bagi setiap muslim. Dalam mempelajari Islam, harus merujuk kepada referensi yang tepat dan guru yang kompeten. Namun tidak semua orang bisa mengakses guru atau ustadz yang kompeten. Oleh karena itu, Pusat Studi Al-Qur'an (PSQ) merintis platform cariustadz.id membantu masyarakat belajar Islam dengan memberi kemudahan mencari ustadz yang kompeten.

Platform cariustadz.id diluncurkan pada 9 Mei 2019 silam di Masjid Cut Meutia Cikini, Jakarta Pusat. Secara fungsi, platform itu fokus membimbing user yakni ummat Islam untuk bisa memilih ustadz untuk belajar Islam sesuai kebutuhan.

Saat user membuka website atau aplikasi cariustadz.id, user akan disuguhkan profil-profil ustadz yang tergabung dalam platform tersebut. Setelah melihat profil ustadz, user akan diberi kontak narahubung yang akan menghubungkan dengan ustadz yang telah dipilih user.

Baca Juga: Cariustadz.id, Menjawab Kebutuhan Referensi Ustadz Kompeten di Era Digital

"Secara fungsi platform yang kita kembangkan dua tahun terakhir ini lebih fokus, tujuan utamanya bagaimana user (umat) memilih sendiri ustadznya, dan menghubungi sendiri ustadznya, jadi fungsinya kayak lebih etalase profil ustadz dan ustadzah dengan berbagai bidang keilmuan, dan mereka bisa melihat profilnya, membacanya sendiri, sesuai dengan kebutuhan dan menghubunginya sendiri," tutur CEO Cariustadz.id, Nasywa Shihab kepada langit7.id.

Saat membuka laman tersebut, user akan diperlihatkan dua kolom jenis kegiatan dan lokasi kegiatan. Pada kolom jenis kegiatan, user bisa memilih jenis kajian seperti kajian keluarga, kajian kelompok, kajian personal, serta khutbah Jumat dan Peringatan Hari Besar Islam.

“Kami memang mau memudahkan. Kita juga kasih informasi, seperti kajian keluarga seperti kajian rutin, aqiqah, pernikahan, atau bimbingan privat atau keluarga yang mau mendalami ilmu, yang lebih banyak itu untuk bimbingan mualaf,” kata Nasywa Shihab.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
ulama aplikasi islami dai start up muslim
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya