home global news

Sempat Lontarkan Pernyataan Panas, Rumah Ahmad Sahroni Kini Jadi Sasaran Amuk Massa

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 16:44 WIB
Sempat Lontarkan Pernyataan Panas, Rumah Ahmad Sahroni Kini Jadi Sasaran Amuk Massa
LANGIT7.ID–Jakarta;Rumah mantan Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni, di kawasan Tanjung Priok, Jakarta Utara, dijarah warga pada Sabtu (30/8/2025). Ratusan orang terlihat memenuhi halaman rumah dan membawa keluar barang-barang milik legislator NasDem tersebut.

Dalam video live yang beredar di TikTok, tampak jelas warga mengangkut beragam barang dari dalam rumah, mulai dari furniture seperti kursi dan sofa, perlengkapan rumah tangga seperti kulkas, hingga mainan anak. Suasana di sekitar rumah tampak kacau, dengan kerumunan massa yang berdesakan masuk dan keluar membawa hasil jarahan.

Aksi ini dipicu oleh pernyataan kontroversial Ahmad Sahroni yang sebelumnya menyebut rakyat “tolol” ketika menanggapi desakan pembubaran DPR. Ucapan tersebut ia lontarkan saat kunjungan kerja ke Polda Sumatera Utara pada Jumat, 22 Agustus 2025. “Orang yang hanya bisa bilang bubarin DPR, itu adalah orang tolol sedunia,” kata Sahroni dalam pernyatannya yang kemudian viral di media sosial dan menuai gelombang kecaman.

Pernyataan itu langsung memicu protes keras publik. Aktivis Salsa Erwina bahkan menantang Sahroni untuk debat terbuka, meski kemudian Sahroni terkesan melempem dan hanya memberikan tanggapan singkat melalui Instagram pribadinya. Gelombang kritik tak berhenti di situ. Fraksi Partai NasDem akhirnya mencopot Sahroni dari jabatannya sebagai Wakil Ketua Komisi III DPR dan memutasinya menjadi anggota Komisi I. Meski demikian, pihak fraksi menyebut mutasi itu sebagai rotasi biasa, bukan hukuman.

Kini, buntut dari ucapan tersebut terlihat nyata di lapangan. Masyarakat yang marah melampiaskan kekesalannya dengan menjarah rumahnya. Dari sisi hukum, aparat kepolisian hingga kini belum memberikan keterangan resmi terkait total kerugian maupun langkah penindakan lebih lanjut. Namun, sejumlah petugas telah berjaga di lokasi untuk meredam situasi agar tidak semakin meluas.
(lam)
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya