Menbud Fadli Zon Dorong Lahir Sineas Baru dari Kalangan Santri Lewat Sanffest 2025
Esti setiyowati
Ahad, 07 September 2025 - 14:44 WIB
Menbud Fadli Zon Dorong Lahir Sineas Baru dari Kalangan Santri Lewat Sanffest 2025. Foto: Tangkapan layar Darunnajah TV.
Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengajak para santri menjadikan kebudayaan, termasuk film, sebagai media dakwah yang kuat di era globalisasi.
Hal tersebut disampaikan Menbud Fadli Zon saat meresmikan program Santri Film Festival (SANFFEST) 2025.
Baca juga: Menteri Fadli Zon Anugerahkan Medali CHANDI 2025, Tegaskan Komitmen Diplomasi Budaya
Fadli mengatakan program Sanffest diluncurkan untuk mendorong lahirnya sineas baru dari kalangan santri.
“Dengan jumlah pesantren 42 ribu, saya kira banyak talenta dari pesantren yang nanti kita harapkan semakin banyak tumbuh, lahir. Karena ini juga merupakan medium dakwah,” kata Fadli di Pondok Pesantren Darunnajah, Jakarta, Ahad (7/9/2025).
Selain mendorong lahirnya sineas dari kalangansantri, Fadli berharap Sanffest bisa memajukan objek kebudayaan Indonesia serta sebagai wadah ekspresi budaya salah satunya melalui film.
“Kita berharap melalui Sanffest 2025 ini, kekayaan tradisi pesantren yang telah berabad-abad dikenalkan kepada publik, tak hanya sebagai warisan lokal, tapi juga sekaligus ujung tombak gerakan kebudayaan yang menjembatani Indonesia dan dunia," kata Fadli.
Hal tersebut disampaikan Menbud Fadli Zon saat meresmikan program Santri Film Festival (SANFFEST) 2025.
Baca juga: Menteri Fadli Zon Anugerahkan Medali CHANDI 2025, Tegaskan Komitmen Diplomasi Budaya
Fadli mengatakan program Sanffest diluncurkan untuk mendorong lahirnya sineas baru dari kalangan santri.
“Dengan jumlah pesantren 42 ribu, saya kira banyak talenta dari pesantren yang nanti kita harapkan semakin banyak tumbuh, lahir. Karena ini juga merupakan medium dakwah,” kata Fadli di Pondok Pesantren Darunnajah, Jakarta, Ahad (7/9/2025).
Selain mendorong lahirnya sineas dari kalangansantri, Fadli berharap Sanffest bisa memajukan objek kebudayaan Indonesia serta sebagai wadah ekspresi budaya salah satunya melalui film.
“Kita berharap melalui Sanffest 2025 ini, kekayaan tradisi pesantren yang telah berabad-abad dikenalkan kepada publik, tak hanya sebagai warisan lokal, tapi juga sekaligus ujung tombak gerakan kebudayaan yang menjembatani Indonesia dan dunia," kata Fadli.