home wirausaha syariah

Sertifikasi Halal 2026 Jadi Kunci Industri Obat dan Kosmetik Masuk Pasar Global

Kamis, 25 September 2025 - 10:08 WIB
Sertifikasi Halal 2026 Jadi Kunci Industri Obat dan Kosmetik Masuk Pasar Global
LANGIT7.ID-Jakarta;Sertifikasi halal untuk obat dan kosmetik kini menjadi kunci bersaing, bukan hanya di pasar lokal, tetapi juga internasional. Dengan regulasi halal 2026, produk Indonesia berpeluang menembus pasar global yang kian selektif terhadap kehalalan. Bagaimana mengurus sertifikat halal BPJPH sehingga mudah dan cepat? Berikut pemaparan Nurul Fajrina, Business Development Manager dan auditor di LPH LPPOM dalam acara SWAP Teknolab Lustrum.

Melansir dari situs LPPOM, Kamis (25/9/2025), mengapa obat dan kosmetik harus bersertifikat halal? Pertanyaan ini semakin relevan menjelang diberlakukannya regulasi halal 2026 yang mewajibkan sertifikasi halal pada produk kosmetik dan obat di Indonesia. Dalam seminar SWAP Teknolab Lustrum yang digelar di SMAK Bogor (SMAKBO) pada 23 September 2025, Nurul Fajrina,Business Development Managerdi Lembaga Pemeriksa Halal (LPH)LPPOMsekaligus auditor halal, menjelaskan secara rinci pentingnya sertifikasi halal di industri farmasi dan kecantikan.

Nurul menegaskan bahwa sertifikasi halal bukan lagi pilihan, tetapi sudah menjadi keharusan. Hal ini didasari oleh Peraturan Pemerintah (PP) 42 Tahun 2024 yang mengatur penahapan kewajiban halal. Untuk produk kosmetik, aturan ini akan berlaku mulai Oktober 2026. Sementara obat-obatan akan diberlakukan bertahap sejak tahun yang sama untuk kategori obat tradisional, obat kuasi, hingga suplemen kesehatan. “Baik pelaku industri farmasi maupun kosmetik sudah harus bersiap dari sekarang. Jangan menunggu sampai batas akhir, karena proses sertifikasi membutuhkan waktu dan kesiapan dari sisi produk maupun fasilitas,” jelasnya.

Selain soal regulasi, sertifikasi halal juga berkaitan erat dengan kepercayaan konsumen. Di Indonesia, mayoritas masyarakat beragama Islam dan sangat peduli dengan kehalalan produk. Menurut Nurul, produk yang bersertifikat halal lebih mudah diterima pasar karena memberikan rasa aman bagi penggunanya. Kepercayaan ini bukan hanya memperkuat citra merek, tetapi juga mendorong loyalitas konsumen dalam jangka panjang.

Lebih jauh, produk halal juga membuka jalan menuju akses pasar global. Banyak negara, terutama dengan populasi Muslim besar seperti Timur Tengah dan Asia Tenggara, mewajibkan sertifikat halal sebagai syarat perdagangan. Dengan kata lain, sertifikasi halal adalah strategi bisnis internasional yang membantu perusahaan memperluas jangkauan produknya. “Hal ini tentu menjadi nilai tambah bagi perusahaan,” ujar Nurul.

Aspek lain yang tak kalah penting adalah sifat penggunaan obat dan kosmetik itu sendiri. Beberapa kosmetik, misalnyalipstickataulipbalm, memiliki potensi untuk masuk ke dalam tubuh. Ada juga produk seperti cat rambut atau kosmetik dekoratif yangwaterproof,sweatproof, danwaterresistant. Produk semacam ini dapat menempel di tubuh dalam jangka waktu lama dan bahkan memengaruhi keabsahan wudhu. Menurut Nurul, hal-hal seperti inilah yang membuat sertifikasi halal kosmetik dan obat menjadi sangat penting. “Semua aspek ini menyangkut keyakinan, kenyamanan, dan kepatuhan syariat,” tegasnya.

Hal penting lain yang harus diperhatikan industri adalah sumber bahan baku. Nurul memaparkan bahwa bahan baku obat dan kosmetik bisa berasal dari berbagai sumber, yang tingkat kritisnya terhadap halal berbeda-beda. “Pengetahuan ini sangat penting agar pelaku industri tidak terjebak menggunakan bahan yang ternyata tidak sesuai dengan standar halal,” jelasnya.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya