home wirausaha syariah

BCA Syariah Gandeng Istiqlal Halal Center, Puluhan UMKM Difasilitasi Sertifikasi Halal

Kamis, 25 September 2025 - 18:23 WIB
Gedung BCA Syariah. Foto: Langit7.id
LANGIT7.ID-Jakarta:PT Bank BCA Syariah memperlihatkan komitmennya dalam memperkuat ekosistem halal nasional melalui kerja sama dengan Istiqlal Halal Center (IHC). Kolaborasi ini diwujudkan dalam bentuk program pelatihan sekaligus pendampingan sertifikasi halal yang menyasar 50 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Keberadaan UMKM sebagai motor utama perekonomian nasional menjadi alasan utama program ini dijalankan. Data Kementerian UMKM menyebutkan, jumlah UMKM di Indonesia pada tahun 2025 telah mencapai 66 juta unit dan memberikan kontribusi besar terhadap PDB nasional. Dengan potensi sebesar ini, BCA Syariah melihat pentingnya mendukung para pelaku UMKM agar mampu bersaing di pasar domestik maupun global.

Direktur BCA Syariah, Pranata, menegaskan peran strategis program tersebut. “Kegiatan ini merupakan salah satu ikhtiar kami dalam memperkuat ekosistem halal di Indonesia, sekaligus membuat UMKM naik kelas dan menjadi bankable. Kami berharap langkah kecil ini bisa membuka jalan yang lebih luas bagi UMKM untuk menembus pasar yang lebih besar, baik nasional maupun global,” ujar dia dalam keterangan resmi, Kamis (25/9/2025).

Permintaan terhadap produk halal terus meningkat, sehingga sertifikasi halal kini tidak sekadar kewajiban administratif, tetapi juga peluang besar. Pemerintah Indonesia bahkan mencanangkan target menjadikan Indonesia sebagai pusat ekonomi syariah dunia, dengan menitikberatkan pada halal value chain, keuangan syariah, dan literasi gaya hidup halal.

Program ini juga merupakan bagian dari pilar tanggung jawab sosial perusahaan, BCA Syariah Peduli Sejahtera. Pesertanya berasal dari UMKM perempuan lulusan program WEpreneur, UMKM mustahik binaan bersama BAZNAS, hingga UMKM lokal sekitar kantor pusat BCA Syariah. Selama kegiatan, mereka menerima pelatihan, bimbingan teknis, dan pendampingan untuk mendapatkan sertifikat halal melalui skema self declare. Sertifikasi tersebut diharapkan tidak hanya sebagai label, tetapi juga mampu mendorong penerapan standar halal dalam praktik produksi sehari-hari.

“Kami percaya bahwa keberhasilan UMKM tidak dapat dicapai hanya dengan upaya sendiri. Diperlukan kolaborasi yang erat antara pemerintah, lembaga pendidikan, komunitas halal, lembaga keuangan, dan tentunya para pelaku UMKM itu sendiri,” tambah Pranata.

Selain itu, data internal BCA Syariah menunjukkan pembiayaan sektor UKM (SME) hingga Agustus 2025 tumbuh 14 persen, mencapai Rp922 miliar. Rasio Pembiayaan Inklusif Makroprudensial (RPIM) juga meningkat 6,8 persen atau senilai Rp3,3 triliun. Angka ini memperlihatkan peran nyata BCA Syariah dalam memperluas akses pembiayaan bagi sektor UMKM.
(lam)
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya