home global news

Abbas: Presiden Prabowo Jangan Mau Terjebak Oleh Board of Peace dan Tipu Daya Trump

Selasa, 30 September 2025 - 15:02 WIB
Abbas: Presiden Prabowo Jangan Mau Terjebak Oleh Board of Peace dan Tipu Daya Trump
LANGIT7.ID-Jakarta; Presiden Amerika, Donald Trump, telah mengumumkan rencana damai dengan membuat 20 poin yang disebutnya dapat mengakhiri perang genosida Israel di Jalur Gaza. "Pertanyaannya apakah rencana damai tersebut akan bisa berjalan lancar dan membuat kawasan Timur Tengah menjadi kawasan damai seperti yang disampaikan Trump ? Jawabannya tentu tidak. Karena Netanyahu seperti dikatakan Trump jelas-jelas menolak ide pembentukan negara Palestina," ujar Wakil Ketua Umum MUI Dr Anwar Abbas dalam pernyataannya kepada langit7.id, selasa(30/9/2025).

Menurut Abbas, untuk membentuk badan transisi yang bernama board of peace yang akan dipimpin langsung oleh Trump dengan anggota Tony Blair dan sejumlah pemimpin dunia lainnya jelas tidak bisa dipercaya. Mengapa? Kata dia, karena sikap dan pandangan Trump tentang Israel dan Palestina jelas akan sangat mewarnai sikap dari badan baru tersebut. "Maka apapun keputusan dari badan yang ada jelas tidak akan bisa menyelesaikan masalah konflik Israel Palestina karena badan tersebut memang tidak akan bertugas untuk itu."

Jadi kalau Trump menyatakan bahwa dirinya dan dewan yang dipimpinnya akan membangun kembali wilayah Gaza dari reruntuhannya, menurut pengamat sosial ekonomi keagamaan ini, masih patut diragujan. "Pertanyaan saya, jika Gaza sudah aman dan semua infrastruktur yang diperlukan sudah bisa dibangun kembali apakah Amerika akan menyerahkan kawasan tersebut kepada negara Palestina ? Jawabannya tentu saja tidak karena Amerika sebagai sekutu utama Israel jelas tidak akan mau menyerahkan wilayah Gaza tersebut kepada Palestina."

Karena itu tegas Abbas, jika Prabowo diajak oleh Trump dalam board of peace tersebut maka Prabowo harus menolaknya karena jelas sangat sarat dengan tipu daya yang dibuat oleh Trump dan Netanyahu serta konco-konconya . "Kita sebagai bangsa yang sudah lama dijajah dan sering ditipu oleh penjajah tentu saja tidak mau Prabowo terperangkap dalam niat jahat mereka, " pungkasnya(*)
(lam)
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya