BMKG Ingatkan Waspada Siklon Tropis Matmo, Cuaca Ekstrem Landa Indonesia
Tim langit 7
Jum'at, 03 Oktober 2025 - 09:10 WIB
BMKG Ingatkan Waspada Siklon Tropis Matmo, Cuaca Ekstrem Landa Indonesia
LANGIT7.ID-Jakarta;Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan peringatan dini untuk Jumat, 3 Oktober 2025. Penyebab utama kondisi cuaca yang tidak stabil di berbagai daerah adalah keberadaan Siklon Tropis Matmo yang tengah bergerak ke arah barat di laut timur Filipina. Fenomena ini disebut mampu memicu hujan deras di sejumlah wilayah, bahkan disertai angin kencang.
BMKG menjelaskan, kecepatan angin permukaan terpantau meningkat hingga melampaui 25 knot. Selain itu, terbentuknya jalur konvergensi dan konfluensi di beberapa perairan Indonesia menimbulkan potensi pertumbuhan awan hujan yang lebih intens, khususnya di area yang dekat dengan siklon. Situasi ini membuat banyak daerah perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.
Tak hanya hujan, dampak lain yang diperkirakan muncul adalah gelombang laut tinggi. BMKG mencatat ketinggian ombak bisa mencapai 2,5 hingga 4 meter di Samudra Hindia barat Aceh hingga Lampung, juga di perairan selatan Jawa sampai ke Nusa Tenggara Timur. Selain itu, banjir rob berpotensi melanda kawasan pesisir Jawa Timur, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Tengah.
Cuaca di Sejumlah Kota Besar
Pengaruh siklon turut berdampak pada kondisi cuaca di berbagai kota. Di Sumatera, Aceh diprakirakan berawan tebal, sementara Medan, Pekanbaru, Tanjung Pinang, Jambi, Bengkulu, Palembang, dan Pangkal Pinang berpotensi diguyur hujan ringan. Kondisi lebih ekstrem diprediksi terjadi di Padang dan Bandar Lampung yang berpotensi hujan petir.
Di Jawa, hujan ringan diperkirakan terjadi di Jakarta, Serang, dan Bandung, sementara Semarang, Yogyakarta, serta Surabaya lebih banyak diliputi awan tebal. Untuk wilayah Bali dan Nusa Tenggara, Mataram berawan, sedangkan Denpasar dan Kupang mengalami berawan tebal. Kalimantan diprediksi mengalami hujan ringan di Pontianak, Palangkaraya, Samarinda, Banjarmasin, dan Tanjung Selor.
Sulawesi juga tak luput dari imbasnya. Manado berpotensi hujan petir, sedangkan Mamuju, Palu, Gorontalo, dan Kendari diprakirakan hujan ringan. Makassar hanya berawan. Sementara itu, di kawasan timur Indonesia, Manokwari diprediksi tertutup kabut, lalu hujan ringan berpeluang di Ternate, Ambon, Sorong, Jayapura, Jayawijaya, dan Merauke. Nabire justru berpotensi diguyur hujan dengan intensitas sedang.
BMKG menjelaskan, kecepatan angin permukaan terpantau meningkat hingga melampaui 25 knot. Selain itu, terbentuknya jalur konvergensi dan konfluensi di beberapa perairan Indonesia menimbulkan potensi pertumbuhan awan hujan yang lebih intens, khususnya di area yang dekat dengan siklon. Situasi ini membuat banyak daerah perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.
Tak hanya hujan, dampak lain yang diperkirakan muncul adalah gelombang laut tinggi. BMKG mencatat ketinggian ombak bisa mencapai 2,5 hingga 4 meter di Samudra Hindia barat Aceh hingga Lampung, juga di perairan selatan Jawa sampai ke Nusa Tenggara Timur. Selain itu, banjir rob berpotensi melanda kawasan pesisir Jawa Timur, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Tengah.
Cuaca di Sejumlah Kota Besar
Pengaruh siklon turut berdampak pada kondisi cuaca di berbagai kota. Di Sumatera, Aceh diprakirakan berawan tebal, sementara Medan, Pekanbaru, Tanjung Pinang, Jambi, Bengkulu, Palembang, dan Pangkal Pinang berpotensi diguyur hujan ringan. Kondisi lebih ekstrem diprediksi terjadi di Padang dan Bandar Lampung yang berpotensi hujan petir.
Di Jawa, hujan ringan diperkirakan terjadi di Jakarta, Serang, dan Bandung, sementara Semarang, Yogyakarta, serta Surabaya lebih banyak diliputi awan tebal. Untuk wilayah Bali dan Nusa Tenggara, Mataram berawan, sedangkan Denpasar dan Kupang mengalami berawan tebal. Kalimantan diprediksi mengalami hujan ringan di Pontianak, Palangkaraya, Samarinda, Banjarmasin, dan Tanjung Selor.
Sulawesi juga tak luput dari imbasnya. Manado berpotensi hujan petir, sedangkan Mamuju, Palu, Gorontalo, dan Kendari diprakirakan hujan ringan. Makassar hanya berawan. Sementara itu, di kawasan timur Indonesia, Manokwari diprediksi tertutup kabut, lalu hujan ringan berpeluang di Ternate, Ambon, Sorong, Jayapura, Jayawijaya, dan Merauke. Nabire justru berpotensi diguyur hujan dengan intensitas sedang.