home global news

Fadli Zon Resmi Buka Art Jakarta 2025, Tegaskan Dukungan Ekosistem Seni Rupa Indonesia di Kancah Dunia

Sabtu, 04 Oktober 2025 - 19:29 WIB
Fadli Zon Resmi Buka Art Jakarta 2025, Tegaskan Dukungan Ekosistem Seni Rupa Indonesia di Kancah Dunia
LANGIT7.ID-Jakarta;Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, secara resmi membuka Art Jakarta 2025, sebuah pameran seni rupa terkemuka yang terus berkembang menjadi salah satu platform paling berpengaruh di kawasan. Diselenggarakan di JIExpo Kemayoran pada 3-5 Oktober 2025, Art Jakarta menjadi titik temu bagi para seniman, kolektor, kurator, pelaku industri kreatif dan budaya, serta masyarakat luas, dalam menciptakan ruang bertukar ide, kolaborasi, dan penemuan baru dalam dunia seni.

“Art Jakarta 2025 menjadi meeting point para seniman, kolektor, kurator, dan pelaku industri kreatif dan budaya profesional. Hal ini sejalan dengan komitmen Kementerian Kebudayaan dalam mendukung dan memajukan sektor kebudayaan. Kami terus berupaya membangun ekosistem seni Indonesia, baik tradisional maupun kontemporer, untuk tumbuh di panggung nasional, regional, dan global,” ujar Menteri Kebudayaan dalam sambutannya, dikutip Sabtu (4/10/2025).

Tahun ini, Art Jakarta menghadirkan partisipasi 75 galeri dari dalam negeri maupun mancanegara, mencakup 16 negara termasuk Malaysia, Singapura, Thailand, Filipina, Vietnam, Tiongkok, Korea Selatan, Jepang, Taiwan, Rusia, dan Australia. Sejumlah 33 kelompok seniman juga terlibat dalam Art Jakarta 2025 yang menjadi bukti kebersaman kolektif dari berbagai pihak untuk terus mendukung kemajuan seni rupa di Indonesia.

Salah satu program strategis Kementerian Kebudayaan, Manajemen Talenta Nasional (MTN) Seni Budaya turut menjadi bagian dari perhelatan Art Jakarta 2025 melalui skema MTN Market yang menampilkan “Arus Baru” atau “Rising Current” dengan kurator Agung Hujatnika. MTN Market menjadi forum strategis dan profesional yang mempertemukan talenta Tanah Air dengan jejaring industri untuk presentasi, kolaborasi, dan distribusi karya dalam membuka jalan bagi para seniman untuk terhubung dengan peluang yang lebih luas.

Lebih lanjut, Menteri Kebudayaan menegaskan bahwa budaya dan ekonomi kreatif akan semakin relevan dengan perkembangan zaman. Cultural and Creative Industry (CCI) akan menjadi terminologi yang semakin didengar oleh masyarakat dan menjadi mesin pertumbuhan dunia. “CCI lebih suistainable dan kedepannya akan menjadi engine for growth bagi dunia. Kita juga bisa lihat bagaimana seni rupa menjadi platform dimana kita bisa melihat berbagai ekspresi budaya yang kaya dari Indonesia,” ucapnya.

Menteri Fadli juga mengutip amanat konstitusi UUD 1945 pasal 32 ayat 1 yang berbunyi,” Negara memajukan kebudayaan nasional Indonesia di tengah peradaban dunia dengan menjamin kebebasan masyarakat dalam memelihara dan mengembangkan nilai-nilai budayanya. Jadi, memang kita harus memajukan kebudayaan nasional kita di tengah peradaban dunia, salah satunya melalui seni rupa,” jelas Menbud.

Lebih jauh, Menteri Fadli menambahkan bahwa Kementerian Kebudayaan terus berupaya dalam memberikan ruang bagi para seniman Indonesia untuk berkarya dan menampilkan karya seni mereka ke masyarakat luas, salah satunya melalui pengembangan Galeri Nasional Indonesia. “Disana kita sudah punya Permanent Collection dengan satu lini masing-masing dari zaman Mooi Indie hingga era kontemporer seperti sekarang ini. Ini adalah etalase kebudayaan bangsa dan menjadi national treasure kita,” tutur Menteri Fadli.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya