home global news

Pemerintah Siapkan Strategi Besar Bangkitkan Industri Busana Muslim Nasional dari Dominasi Impor

Rabu, 08 Oktober 2025 - 13:36 WIB
Pemerintah Siapkan Strategi Besar Bangkitkan Industri Busana Muslim Nasional dari Dominasi Impor
LANGIT7.ID–Jakarta;Pemerintah tengah menyiapkan langkah strategis untuk memperkuat daya saing industri tekstil dan busana muslim nasional yang kini kian terdesak oleh gelombang produk impor dari China. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai perlunya penataan ulang ekosistem pasar agar industri dalam negeri bisa kembali tumbuh sehat dan kompetitif.

“Yang penting distorsi ke pasar hilang. Jadi barang-barang di depan tuh nggak ada lagi. Saya akan nanti lihat industri tekstil, di sini, di pasar,” ujar Purbaya dalam keterangannya, dikutip Rabu (8/10/2025).

Purbaya menyampaikan, dirinya pernah menyaksikan secara langsung potensi besar para desainer Indonesia yang menampilkan karya busana muslim berkualitas tinggi dalam sebuah peragaan busana yang didukung Bank Indonesia. Namun, kondisi pasar yang dipenuhi produk impor membuat para perancang lokal sulit menembus ruang penjualan domestik.

"Di pasar kan katanya, saya pernah ikut tuh fashion show yang didukung oleh bank sentral BI waktu itu. Terus busana muslim, bagus-bagus. Wah, saya juga kagum. Tapi nggak lama saya dengar 99 persen busana muslim di sini dikuasailah produk-produk China. Kan jadi lucu,” ujarnya.

Menurutnya, situasi ini tidak hanya melemahkan pelaku usaha dalam negeri, tetapi juga menghambat laju pertumbuhan ekonomi lokal yang banyak bergantung pada sektor tekstil dan garmen. Purbaya menegaskan bahwa pemerintah tidak akan tinggal diam terhadap praktik impor ilegal yang merugikan industri nasional.

“Tapi yang ilegal-ilegal itu saya akan beresin. Supaya industri tekstil lokal maju, garment lokal maju, baju-baju gini mereka maju, kita maju. Jadi saya nggak akan ngasih pasar kita ke negara lain tanpa perlawanan,” tegasnya.

Ia menjelaskan bahwa langkah pengawasan terhadap arus masuk produk tekstil dari luar negeri, terutama asal China, akan diperketat. Pemerintah juga akan menata kembali mekanisme perdagangan agar tidak lagi menciptakan ketimpangan antara produk lokal dan impor.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya