home global news

BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem 9 Oktober, Bibit Siklon 95W Jadi Sorotan Utama

Kamis, 09 Oktober 2025 - 09:28 WIB
BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem 9 Oktober, Bibit Siklon 95W Jadi Sorotan Utama
LANGIT7.ID–Jakarta; Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan cuaca nasional untuk Kamis, 9 Oktober 2025. Fokus utama tertuju pada kemunculan Bibit Siklon Tropis 95W yang terpantau di Samudra Pasifik bagian utara Papua. Bibit ini memiliki peluang tinggi untuk berkembang menjadi siklon tropis dalam 24 jam ke depan dengan kecepatan angin maksimum mencapai 35 knot. Selain itu, sirkulasi siklonik juga terdeteksi di Laut Cina Selatan bagian tenggara Vietnam yang turut memengaruhi dinamika cuaca di kawasan Indonesia.

Kondisi atmosfer yang terbentuk akibat dua sistem tersebut berpotensi menyebabkan peningkatan curah hujan di sejumlah daerah. BMKG menyebutkan, wilayah Sumatera akan didominasi cuaca berawan dan hujan ringan, terutama di Medan, Padang, Bengkulu, Palembang, dan Tanjung Pinang. Beberapa kota seperti Pekanbaru dan Jambi berpotensi mengalami hujan disertai petir, sementara Banda Aceh dan Bandar Lampung cenderung hanya berawan.

Di Pulau Jawa, langit akan dipenuhi awan tebal hampir di seluruh kota besar seperti Serang, Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, dan Surabaya. Sementara di wilayah Bali dan Nusa Tenggara, cuaca relatif tenang dengan kondisi berawan di Denpasar, Mataram, dan Kupang.

Untuk Kalimantan, Palangkaraya diprediksi berawan, Samarinda berawan tebal, dan Banjarmasin mengalami udara kabur. Hujan ringan kemungkinan terjadi di Pontianak serta Tanjung Selor. Sedangkan di kawasan Sulawesi, cuaca berawan tebal meliputi Manado, Gorontalo, Kendari, dan Makassar, sementara Palu dan Mamuju diperkirakan akan diguyur hujan ringan.

Daerah timur Indonesia juga tidak luput dari potensi hujan. Ambon, Manokwari, dan Jayapura akan mengalami hujan ringan, sementara Ternate, Nabire, Jayawijaya, dan Merauke berpotensi mengalami hujan disertai petir. Adapun Sorong diperkirakan hanya berawan tebal.

BMKG menjelaskan bahwa Bibit Siklon Tropis 95W di Pasifik Utara dan sirkulasi siklonik di Laut Cina Selatan memicu terbentuknya daerah konvergensi atau perlambatan angin, serta konfluensi atau pertemuan angin di sejumlah wilayah. Kondisi ini meningkatkan potensi pembentukan awan hujan di sekitar sistem cuaca tersebut. Fenomena ini juga memperluas pengaruhnya hingga ke Laut Natuna, Laut Sulawesi, Laut Banda, Laut Seram, dan sebagian besar wilayah Papua. Akibatnya, potensi hujan sedang hingga lebat dapat terjadi di berbagai daerah dalam waktu dekat.

BMKG mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan terhadap hujan lebat hingga sangat lebat yang diprediksi terjadi di Maluku Utara, Papua Barat, Papua Tengah, dan Papua Selatan. Selain curah hujan tinggi, potensi gelombang laut juga perlu diwaspadai, terutama di wilayah Samudra Hindia barat Lampung serta Samudra Hindia selatan Banten, Jawa Tengah, dan Jawa Timur, dengan ketinggian gelombang mencapai 2,5 hingga 4 meter.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya