BTN Tancap Gas Digitalisasi, Transaksi Bale by BTN Tembus 5,7 Juta di 2025
Tim langit 7
Selasa, 14 Oktober 2025 - 12:40 WIB
BTN Tancap Gas Digitalisasi, Transaksi Bale by BTN Tembus 5,7 Juta di 2025
LANGIT7.ID–Jakarta;PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) berambisi untuk memberikan pengalaman terbaik bagi nasabahnya melalui integrasi dan inovasi digital untuk berbagai layanan perbankan. Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan loyalitas nasabah sehingga BTN dapat mendulang kenaikan transaksi terutama dana murah secara berkelanjutan.
Direktur Information Technology BTN Tan Jacky Chen menjelaskan, BTN telah memulai transformasi digital dengan mengintegrasikan sejumlah platform seperti Bale by BTN dan Bale Properti untuk dapat menghadirkan pengalaman yang seamless (tidak terputus) bagi nasabah saat melakukan transaksi keuangan.
“Kami mengupayakan bagaimana prosesnya seamless karena kami ingin berkembang sebagai bank yang customer-centric (berpusat pada nasabah) dan mengerti kebutuhan nasabah. Dengan begitu, mereka akan loyal bertransaksi dengan BTN. Jadi, kami harus memahami apa yang menjadi keinginan nasabah,” tutur Jacky dalam keterangannya, dikutip Selasa (14/10/2025).
Menurut Jacky, BTN telah berangsur-angsur menumbuhkan kepercayaan nasabah melalui transformasi digitalnya, seperti tercermin dari jumlah transaksi di Bale by BTN yang telah mencapai 5,7 juta hingga September 2025, jauh meningkat dibandingkan period yang sama tahun lalu sebanyak 3,3 juta.
“Peningkatannya sudah dua kali lipat di bulan kesembilan tahun 2025, sehingga ini menunjukkan adanya kepercayaan dari nasabah terhadap inisiatif digital BTN. Kami juga menawarkan Bale Merchant, Bale Korpora dan lain-lain, tujuannya untuk mendorong pemenuhan kebutuhan nasabah yang spesifik,” papar Jacky.
Dengan adanya pertumbuhan yang signifikan tersebut, Jacky mengatakan BTN terus memastikan availability (ketersediaan) dan reliability (kehandalan) sistem untuk menjawab kebutuhan nasabah. Hal ini dilakukan dengan memperkuat sisi infrastruktur teknologi informasi, mulai dari jaringan hingga kesiapan data center.
Menurut Jacky, infrastruktur digital tersebut harus cukup mumpuni ketika ada insiden tak terduga dan recovery atau pemulihannya harus dilakukan dengan cepat. “Untuk itu, kami juga memperkuat resources SDM kami, karena mereka harus mempunyai digital mindset untuk mendukung transformasi ini,” ungkapnya.
Direktur Information Technology BTN Tan Jacky Chen menjelaskan, BTN telah memulai transformasi digital dengan mengintegrasikan sejumlah platform seperti Bale by BTN dan Bale Properti untuk dapat menghadirkan pengalaman yang seamless (tidak terputus) bagi nasabah saat melakukan transaksi keuangan.
“Kami mengupayakan bagaimana prosesnya seamless karena kami ingin berkembang sebagai bank yang customer-centric (berpusat pada nasabah) dan mengerti kebutuhan nasabah. Dengan begitu, mereka akan loyal bertransaksi dengan BTN. Jadi, kami harus memahami apa yang menjadi keinginan nasabah,” tutur Jacky dalam keterangannya, dikutip Selasa (14/10/2025).
Menurut Jacky, BTN telah berangsur-angsur menumbuhkan kepercayaan nasabah melalui transformasi digitalnya, seperti tercermin dari jumlah transaksi di Bale by BTN yang telah mencapai 5,7 juta hingga September 2025, jauh meningkat dibandingkan period yang sama tahun lalu sebanyak 3,3 juta.
“Peningkatannya sudah dua kali lipat di bulan kesembilan tahun 2025, sehingga ini menunjukkan adanya kepercayaan dari nasabah terhadap inisiatif digital BTN. Kami juga menawarkan Bale Merchant, Bale Korpora dan lain-lain, tujuannya untuk mendorong pemenuhan kebutuhan nasabah yang spesifik,” papar Jacky.
Dengan adanya pertumbuhan yang signifikan tersebut, Jacky mengatakan BTN terus memastikan availability (ketersediaan) dan reliability (kehandalan) sistem untuk menjawab kebutuhan nasabah. Hal ini dilakukan dengan memperkuat sisi infrastruktur teknologi informasi, mulai dari jaringan hingga kesiapan data center.
Menurut Jacky, infrastruktur digital tersebut harus cukup mumpuni ketika ada insiden tak terduga dan recovery atau pemulihannya harus dilakukan dengan cepat. “Untuk itu, kami juga memperkuat resources SDM kami, karena mereka harus mempunyai digital mindset untuk mendukung transformasi ini,” ungkapnya.