home global news

Kementerian Kebudayaan Tutup Hari Kebudayaan 2025 dengan Pagelaran Musik Kolaborasi di Yogyakarta

Ahad, 19 Oktober 2025 - 13:29 WIB
Kementerian Kebudayaan Tutup Hari Kebudayaan 2025 dengan Pagelaran Musik Kolaborasi di Yogyakarta
LANGIT7.ID-Yogyakarta; Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi menyelenggarakan Pagelaran Musik Kolaborasi sebagai acara penutup rangkaian Hari Kebudayaan Tahun 2025. Mengusung tema “Bhinneka Tunggal Ika: Beragam Budaya, Bersatu Jiwa untuk Indonesia”, kegiatan ini menjadi puncak perayaan Hari Kebudayaan yang digelar di Plaza Barat Museum Benteng Vredeburg, Yogyakarta.

Pagelaran Musik Kolaborasi menghadirkan kolaborasi antara Yogyakarta Royal Orchestra (YRO) dengan sejumlah musisi muda Indonesia seperti Brian Prasetyoadi, Fanny Soegi, Isyana Sarasvati, serta Letto yang menampilkan perpaduan musik orkestra, gamelan, dan musik populer dalam satu panggung.

Wakil Menteri Kebudayaan, Giring Ganesha Djumaryo dalam sambutannya menyampaikan pentingnya memperkuat ekosistem kebudayaan Indonesia.

“Saya selalu yakin kebudayaan bukan hanya soal masa lalu, tetapi ekspresi jiwa yang dituangkan dengan cara-cara baru. Kementerian Kebudayaan berkomitmen memperkuat ekosistem kebudayaan Indonesia, mendorong tumbuhnya ruang-ruang ekspresi, memfasilitasi seniman dan pelaku budaya, serta menjamin regenerasi talenta seni berbudaya,” ujarnya dalam keterangan resmi, Minggu (19/10/2025).

Hal senada juga disampaikan oleh Direktur Jenderal Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi, Restu Gunawan. Ia mengajak masyarakat terutama generasi muda untuk terus berpartisipasi aktif dalam pelestarian kebudayaan melalui ruang-ruang digital.

“Kita sudah memiliki Hari Kebudayaan yang ditetapkan oleh Menteri Kebudayaan, mari kunjungi tempat-tempat cagar budaya dan Objek Pemajuan Kebudayaan, dan sebarluaskan melalui kanal-kanal digital seperti media sosial masing-masing,” ucapnya.

Pagelaran Musik Kolaborasi diawali dengan kolaborasi antara Yogyakarta Royal Orchestra (YRO) dan Brian Prasetyoadi, dilanjutkan oleh Fanny Soegi dan Isyana Sarasvati, yang ditutup dengan penampilan bersama ketiganya membawakan lagu Indonesia Pusaka sebagai penghormatan bagi legenda musik Indonesia.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya