home masjid

Sadis, Hanya Mau Istirahat Sambil Tiduran, Mahasiswa Dikeroyok di Masjid Agung Sibolga Hingga Tewas, 3 Pelaku Diringkus

Selasa, 04 November 2025 - 08:34 WIB
Sadis, Hanya Mau Istirahat Sambil Tiduran, Mahasiswa Dikeroyok di Masjid Agung Sibolga Hingga Tewas, 3 Pelaku Diringkus
LANGIT7.ID-Sibolga; Biadab! Hanya gara gara mahasiswa numpang tidur di masjid bisa dianiaya sampai tewas.

Inilah kisah pilu yang dialami mahasiswa bernama Arjuna Tamaraya, 21 tahun saat memcoba istirahat sambil tiduran di masjid yang lokasinya di Sibolga.

Melihat peristiwa aneh ini, Satreskrim Polres Sibolga bergerak cepat mengungkap kasus dugaan tindak pidana pembunuhan dan/atau kekerasan bersama-sama yang menyebabkan hilangnya nyawa seorang mahasiswa berusia 21 tahun bernama Arjuna Tamaraya. Kurang dari 1x24 jam setelah kejadian, tiga pelaku berhasil diamankan aparat kepolisian.

Peristiwa tragis ini terjadi pada Jumat (31/10/2025) sekira pukul 03.30 WIB di halaman Masjid Agung Kota Sibolga, Jalan Diponegoro, Kelurahan Pasar Belakang, Kecamatan Sibolga Kota. Kasus ini dilaporkan oleh anggota Polri bernama Adrianus (40), berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP/A/8/X/2025/SPKT.SATRESKRIM/POLRES SIBOLGA/POLDA SUMUT tanggal 31 Oktober 2025.

Kapolres Sibolga AKBP Eddy Inganta, melalui Kasat Reskrim AKP Rustam E. Silaban, menjelaskan bahwa berdasarkan keterangan saksi dan hasil rekaman CCTV Masjid Agung Sibolga, korban Arjuna Tamaraya semula berniat beristirahat di dalam masjid. Namun, seorang pria berinisial ZP alias A (57) melarang korban tidur di area tersebut.

Merasa tersinggung karena korban tetap beristirahat tanpa izinnya, ZP alias A kemudian memanggil empat orang lainnya, termasuk HB alias K (46) dan SS alias J (40). Diduga para pelaku memukuli korban di dalam masjid, menyeretnya keluar dalam keadaan tak berdaya hingga kepala korban terbentur anak tangga masjid. Bahkan, salah satu pelaku sempat melemparkan buah kelapa ke arah kepala korban, menyebabkan luka parah.

Korban ditemukan tidak sadarkan diri oleh Alwis Janasfin Pasaribu (23), marbot masjid, yang melihat kerumunan warga dari layar CCTV. Korban segera dibawa ke RSUD Dr. F.L. Tobing Sibolga, namun pada Sabtu (1/11/2025) pukul 05.55 WIB, korban dinyatakan meninggal dunia akibat luka berat di kepala.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya