Tiga Lantai Diratakan, Sahroni Pilih Bongkar Habis Rumahnya yang Dijarah
Tim langit 7
Kamis, 13 November 2025 - 18:58 WIB
Tiga Lantai Diratakan, Sahroni Pilih Bongkar Habis Rumahnya yang Dijarah
LANGIT7.ID-Jakarta; Proses perombakan besar-besaran terjadi di kawasan Kebon Bawang, Tanjung Priok, Jakarta Utara, ketika bangunan milik Ahmad Sahroni mulai dihancurkan total. Setelah insiden penjarahan beberapa waktu lalu membuat seluruh sudut rumah rusak parah, politisi Partai NasDem itu memutuskan untuk tidak menyisakan sedikit pun struktur lama.
Dari video yang beredar di media sosial, suara mesin dan hentakan ekskavator terdengar jelas saat alat berat itu dipaksa masuk ke gang sempit Jalan Swasembada Timur XXII demi meratakan bangunan tiga lantai tersebut.
Di lokasi, tumpukan material berserakan dan dinding rumah satu per satu dijatuhkan. Para pekerja yang dikerahkan kontraktor pemenang tender fokus menumbangkan sisa-sisa bangunan yang sudah tak utuh lagi. Bagian dalam rumah yang hancur oleh kerusuhan, penuh serpihan kaca dan perabot yang rusak, kini berubah menjadi hamparan puing yang ditarik keluar sedikit demi sedikit.
Sahroni menegaskan bahwa keputusan pembongkaran total diambil karena kondisi bangunan sudah mustahil dipertahankan setelah kejadian penjarahan. Renovasi besar ini sekaligus menjadi langkah awal membangun ulang dari nol.
“Rumah mau gue robohin aja, udah nggak oke. Ini mau gue renovasi,” ujar Sahroni dalam tayangan Podcast Total Politik, dikutip Kamis(13/11/2025).
Meski kehilangan sebagian besar harta benda akibat insiden tersebut, Sahroni memilih tetap menetap di lingkungan tempatnya tumbuh. Ia menolak untuk pindah dari area lama, bahkan ingin memperkuat struktur rumah baru yang akan berdiri setelah semua puing dibersihkan.
“Gue tetap di sini, dengan kondisi yang sama. Setelah ini, makanya gue robohin rumahnya buat direnovasi. Mungkin nanti bangunannya akan lebih kuat dan lebih aman,” katanya.
Dari video yang beredar di media sosial, suara mesin dan hentakan ekskavator terdengar jelas saat alat berat itu dipaksa masuk ke gang sempit Jalan Swasembada Timur XXII demi meratakan bangunan tiga lantai tersebut.
Di lokasi, tumpukan material berserakan dan dinding rumah satu per satu dijatuhkan. Para pekerja yang dikerahkan kontraktor pemenang tender fokus menumbangkan sisa-sisa bangunan yang sudah tak utuh lagi. Bagian dalam rumah yang hancur oleh kerusuhan, penuh serpihan kaca dan perabot yang rusak, kini berubah menjadi hamparan puing yang ditarik keluar sedikit demi sedikit.
Sahroni menegaskan bahwa keputusan pembongkaran total diambil karena kondisi bangunan sudah mustahil dipertahankan setelah kejadian penjarahan. Renovasi besar ini sekaligus menjadi langkah awal membangun ulang dari nol.
“Rumah mau gue robohin aja, udah nggak oke. Ini mau gue renovasi,” ujar Sahroni dalam tayangan Podcast Total Politik, dikutip Kamis(13/11/2025).
Meski kehilangan sebagian besar harta benda akibat insiden tersebut, Sahroni memilih tetap menetap di lingkungan tempatnya tumbuh. Ia menolak untuk pindah dari area lama, bahkan ingin memperkuat struktur rumah baru yang akan berdiri setelah semua puing dibersihkan.
“Gue tetap di sini, dengan kondisi yang sama. Setelah ini, makanya gue robohin rumahnya buat direnovasi. Mungkin nanti bangunannya akan lebih kuat dan lebih aman,” katanya.
(lam)