BSI Perluas Jejak Ekosistem Syariah Lewat Penguatan UMKM Center
Tim langit 7
Senin, 08 Desember 2025 - 13:41 WIB
BSI Perluas Jejak Ekosistem Syariah Lewat Penguatan UMKM Center
LANGIT7.ID–Jakarta;PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) semakin menegaskan perannya dalam memperluas ekosistem layanan keuangan syariah melalui penguatan UMKM Center yang kini menjadi tulang punggung percepatan pembinaan usaha rakyat. Alih-alih sekadar menyediakan pembiayaan, pusat pengembangan ini diarahkan menjadi ruang tumbuh yang menghubungkan pelaku UMKM dengan pendampingan bisnis, literasi, hingga pemasaran.
Pendekatan tersebut menunjukkan bahwa BSI tidak hanya menargetkan ekspansi sektor keuangan syariah, tetapi juga menempatkan sektor riil sebagai fokus penguatan ekonomi nasional. Melalui UMKM Center, alur pembinaan dibuat lebih sistematis agar usaha mikro dapat meningkat kapasitasnya dan melangkah menuju kategori kecil maupun menengah.
Direktur Retail Banking BSI, Kemas Erwan Husainy, menegaskan bahwa strategi penguatan UMKM menjadi prioritas perusahaan. Ia menyebut BSI mengambil pendekatan agresif melalui literasi, pendampingan, dan pembukaan akses pembiayaan yang lebih luas.
“UMKM Center kami arahkan menjadi hub bisnis yang berkembang dan menjadi entry gate layanan syariah. Mulai dari akses digital, permodalan, hingga transaksi,” ujarnya dalam keterangan resmi, dikutip Senin (8/12/2025).
Pusat Pembinaan yang Terus Berkembang
Empat lokasi utama UMKM Center—Aceh, Yogyakarta, Surabaya, dan Makassar—menjadi basis pelaksanaan program. Keempat pusat ini memegang peran penting sebagai simpul yang mempertemukan edukasi, konsultasi, dan layanan bisnis berbasis syariah.
Sejak mulai beroperasi pada 2021, UMKM Center telah membina lebih dari 5.300 UMKM. Jam operasi program semakin intens pada tahun berjalan, ditandai dengan lebih dari 240 pelatihan, ratusan sesi konsultasi bisnis yang diikuti 200 pelaku UMKM, serta 33 kegiatan business matching yang mempertemukan lebih dari 150 peserta.
Pendekatan tersebut menunjukkan bahwa BSI tidak hanya menargetkan ekspansi sektor keuangan syariah, tetapi juga menempatkan sektor riil sebagai fokus penguatan ekonomi nasional. Melalui UMKM Center, alur pembinaan dibuat lebih sistematis agar usaha mikro dapat meningkat kapasitasnya dan melangkah menuju kategori kecil maupun menengah.
Direktur Retail Banking BSI, Kemas Erwan Husainy, menegaskan bahwa strategi penguatan UMKM menjadi prioritas perusahaan. Ia menyebut BSI mengambil pendekatan agresif melalui literasi, pendampingan, dan pembukaan akses pembiayaan yang lebih luas.
“UMKM Center kami arahkan menjadi hub bisnis yang berkembang dan menjadi entry gate layanan syariah. Mulai dari akses digital, permodalan, hingga transaksi,” ujarnya dalam keterangan resmi, dikutip Senin (8/12/2025).
Pusat Pembinaan yang Terus Berkembang
Empat lokasi utama UMKM Center—Aceh, Yogyakarta, Surabaya, dan Makassar—menjadi basis pelaksanaan program. Keempat pusat ini memegang peran penting sebagai simpul yang mempertemukan edukasi, konsultasi, dan layanan bisnis berbasis syariah.
Sejak mulai beroperasi pada 2021, UMKM Center telah membina lebih dari 5.300 UMKM. Jam operasi program semakin intens pada tahun berjalan, ditandai dengan lebih dari 240 pelatihan, ratusan sesi konsultasi bisnis yang diikuti 200 pelaku UMKM, serta 33 kegiatan business matching yang mempertemukan lebih dari 150 peserta.